Lambeturah.co.id - Rencana pertemuan antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang semula dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 dipastikan batal. Keputusan tersebut diambil setelah Ruben Onsu resmi mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa masuknya perkara ke ranah hukum membuat penyelesaian sengketa harus mengikuti prosedur yang berlaku di pengadilan, termasuk agenda mediasi yang akan dilakukan sebelum sidang pokok perkara dimulai.

"Dengan adanya gugatan tersebut, kemungkinan besar pertemuan pada 11 Juli tidak dapat dilaksanakan. Nantinya akan ada proses mediasi yang difasilitasi pengadilan, sehingga kami memilih mengikuti mekanisme hukum yang berlaku," ujar Chris Sam Siwu, Kamis (2/7/2026).

Pihak Sarwendah menilai langkah Ruben Onsu membawa persoalan hak asuh anak ke pengadilan merupakan keputusan yang tepat. Menurut mereka, proses hukum akan memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan seluruh bukti, saksi, dan argumentasi secara terbuka di hadapan hakim.

Chris Sam Siwu menyebut kliennya telah lama menunggu penyelesaian melalui jalur hukum agar seluruh persoalan dapat dipaparkan secara menyeluruh. Dengan begitu, hakim diharapkan dapat menilai fakta-fakta yang sebenarnya sebelum mengambil keputusan.

Meski demikian, hingga kini Sarwendah mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari pengadilan terkait gugatan yang diajukan Ruben Onsu. Kendati demikian, mereka tetap menghormati langkah hukum tersebut dan siap mengikuti seluruh proses persidangan.

Pihak Sarwendah juga menyatakan kesiapan menghadiri sidang perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026. Mereka berencana menghadirkan berbagai bukti dan saksi untuk menjawab tudingan mengenai pola pengasuhan anak maupun isu pembatasan akses pertemuan yang sebelumnya disampaikan pihak Ruben Onsu.

"Kami siap menghadapi gugatan ini dan percaya majelis hakim akan memberikan putusan terbaik berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan," kata Chris Sam Siwu.

Batalnya pertemuan pada 11 Juli menandai babak baru sengketa hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Selanjutnya, penyelesaian konflik akan sepenuhnya berlangsung melalui proses hukum di pengadilan, diawali dengan agenda mediasi yang diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik demi kepentingan anak-anak mereka, Thalia dan Thania Putri Onsu.