Lambeturah.co.id - Kasus mayat perempuan dalam kardus akhirnya terungkap usai sopir Lalamove bernama Tegar memberi kesaksian.
Dia menjadi salah satu petunjuk penting pengungkapan kasus di Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Tegar mengaku mulai curiga usai mencium bau menyengat dari kardus yang dibawanya atas permintaan pelaku berinisial SDS (31).
Kecurigaan Tegar semakin kuat setelah dirinya menanyakan isi kardus kepada SDS. Terduga pelaku saat itu menyebut kardus tersebut berisi besi dan pakaian.
Tak yakin dengan jawabannya, Tegar lalu meminta SDS membuka kardus. Tapi, permintaan itu ditolak dan SDS justru melarangnya membuka barang yang hendak diantarkan.
"Pas sudah jalan mulai kecium bau saya curiga dan saya tanya pastikan lagi isi barang ini apa barangnya dia jawab ini dalamnya besi sama baju. Saya curiga lalu saya bilang bagaimana kalau kita buka tapi dia bilang jangan," kata Tegar di Polrestabes Bandung, Selasa (1/9/2026).
"Saya makin curiga takut juga semakin yakin ini mayat saya mau turunin dia (pelaku), pas jalan padat saya langsung ambil kiri saya langsung turun teriak ke dia suruh turuni (kardus)," tambahnya.
Setelah itu, Tegar meminta bantuan petugas keamanan atau satpam dan menyampaikan kecurigaannya kepada pihak berwenang.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah kardus dibuka, tim Inafis Satreskrim menemukan jasad seorang perempuan di dalamnya.
Korban diidentifikasi sebagai Siti Maimunah (41), warga asal Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung. Polisi selanjutnya menelusuri tempat kos korban dan memeriksa sejumlah saksi untuk mencari petunjuk.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah kepada SDS sebagai terduga pelaku. Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap pria tersebut.
Kurang dari enam jam setelah jasad ditemukan, SDS berhasil ditangkap di wilayah Cikupa, Kabupaten Serang, Banten. Saat ditangkap, SDS diketahui sedang dalam perjalanan menuju Palembang.





