Lambeturah.co.id - Aksi perusakan fasilitas publik dan barang milik warga kembali meresahkan masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang pemuda diduga nekat merusak palang pintu perlintasan kereta api (PJL) di kawasan Banyuraden, Gamping, Sleman, serta tiang bendera rumah warga di Kwaron, Bantul. Rekaman CCTV mengindikasikan bahwa kedua aksi vandalisme tersebut dilakukan oleh orang yang sama.

Kejadian di Sleman bermula sekitar pukul 17.00 WIB di perlintasan kereta api daerah Banyuraden. Menurut keterangan saksi di lokasi, seorang pemuda yang berada di seberang perlintasan mendadak maju dan bertindak tak sabar saat menunggu kereta melintas. Pelaku memaksa palang pintu perlintasan untuk dibuka secara kasar hingga menyebabkan kayu palang dan kabel penariknya putus.

Melihat aksi berbahaya tersebut, warga sekitar bersama anggota TNI yang berada di dekat lokasi sempat mendatangi pelaku untuk menghentikan ulahnya. Namun, situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melarikan diri dari lokasi sebelum berhasil diamankan.

Tidak lama berselang, beredar rekaman kamera pengawas (CCTV) dari daerah Kwaron, Bantul, yang menampilkan pria dengan ciri-ciri serupa tengah merusak tiang bendera yang terpasang di depan rumah seorang warga. Kemiripan postur dan modus operandi menguatkan dugaan bahwa pelaku merupakan individu yang sama.

Unggahan mengenai insiden ini langsung viral di media sosial dan memicu kecaman keras dari warganet. Masyarakat berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti bukti rekaman CCTV yang ada untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.