Lambeturah.co.id – Sebuah video amatir mendadak viral di media sosial setelah memperlihatkan aksi ugal-ugalan sebuah angkutan kota (angkot) yang berujung kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bandung-Cirebon, wilayah Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Kamis (18/6).
Nahasnya, pasca-insiden tragis yang sempat membuat panik warga tersebut, sang sopir angkot justru menunjukkan gelagat aneh dan bertingkah layaknya seekor macan.
Kronologi Kejadian: Ugal-ugalan Bawa 17 Pelajar
Menurut informasi yang dihimpun dari rekaman video amatir warga, peristiwa ini bermula saat angkot tersebut melaju kencang dari arah Jatinangor menuju Tanjungsari. Tanpa memikirkan keselamatan, sopir angkot tersebut nekat mengemudikan kendaraannya secara ugal-ugalan.
Padahal, di dalam angkot tersebut tengah mengangkut penumpang yang didominasi oleh anak sekolah, yakni sebanyak 17 orang pelajar.
Akibat hilang kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi, angkot tersebut akhirnya oleng dan terguling di tengah jalan raya. Isak tangis dan teriakan histeris dari para pelajar pun langsung pecah di lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat insiden tersebut segera berhamburan untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban.
Pasca-Kecelakaan: Sopir Bertingkah Seperti Macan
Namun, ada kejadian mistis sekaligus mencengangkan pasca-kecelakaan terjadi. Alih-alih memeriksa kondisi penumpangnya atau mengamankan diri, sang sopir angkot tiba-tiba mengalami perubahan perilaku yang drastis.
Di hadapan warga yang sedang sibuk mengevakuasi korban, sopir tersebut tiba-tiba mengerang, merangkak, dan bertingkah persis seperti seekor macan yang sedang mengamuk (diduga kesurupan).
"Sopir tiba-tiba saja bertingkah seperti seekor macan setelah angkotnya terguling," tulis keterangan dalam unggahan video viral di akun Instagram/Threads @sekitarbandungcom.
Aksi aneh sang sopir ini pun langsung menjadi tontonan warga sekaligus membuat suasana di lokasi kejadian semakin tegang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan pasti mengenai total korban luka-luka dari para pelajar, serta penanganan lebih lanjut terhadap sopir angkot tersebut oleh pihak kepolisian setempat.





