Lambeturah.co.id - Unggahan video yang memperlihatkan dugaan aksi penarikan uang berkedok sumbangan veteran di lingkungan sekolah mendadak viral di media sosial. Aksi penagihan dana ini menuai sorotan tajam publik usai diduga menjadi agenda rutin tahunan yang meresahkan pihak sekolah.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di platform Instagram dan Threads, tampak seorang pria mengenakan jaket hitam mendatangi sebuah sekolah untuk menagih uang sebesar Rp100 ribu. Dalam narasi video tersebut, pihak sekolah terlihat menyerahkan sejumlah uang sesuai yang diminta penagih.

Kecurigaan publik kian memuncak saat melihat kwitansi pembayaran yang diserahkan oknum tersebut. Dalam lembaran bukti pembayaran itu, tertera nama lembaga "Markas Komando Pusat Lembaga Bela Negara Republik Indonesia Korps Brigade Karya Dharma Putra Pejuang Trikora" yang beralamat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Sontak, video tersebut memicu beragam reaksi warganet. Banyak pihak mempertanyakan legalitas serta kejelasan dari penarikan dana tersebut. Warganet meragukan apakah pengumpulan uang tersebut memiliki dasar hukum yang sah serta betul-betul disalurkan kepada para veteran yang berhak.

"Kalau memang resmi, harusnya ada surat edaran resmi dari dinas terkait, bukan asal tagih tiap tahun begini," tulis salah satu komentar warganet di media sosial.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai dasar hukum penagihan, identitas pasti oknum penagih, maupun kepastian ke mana aliran dana tersebut disalurkan.

Masyarakat dan warganet pun mendesak pihak berwenang serta dinas pendidikan setempat untuk segera turun tangan melakukan klarifikasi dan mengusut tuntas isu ini agar tidak memicu keresahan yang lebih luas di dunia pendidikan.