Lambeturah.co.id - Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video penggerebekan di rumah dinas Kepala Lapas (Kalapas) yang belakangan viral di media sosial.
Kalapas Kelas IIA Waingapu saat ini, Gidion I.S.A. Pally, menegaskan bahwa peristiwa yang terekam dalam video tersebut bukanlah kejadian baru. Peristiwa itu diketahui terjadi pada November 2024, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai pimpinan di Lapas Waingapu.
"Peristiwa dalam video tersebut terjadi pada November 2024 dan tidak berkaitan dengan kondisi maupun kepemimpinan Lapas Waingapu saat ini," tegas pihak Lapas Waingapu dalam keterangan resminya.
Pejabat Lama Sudah Diproses Disiplin dan Diganti
Menanggapi insiden dalam video tersebut, pihak Lapas Waingapu juga menjelaskan bahwa tindakan tegas telah diambil terhadap pejabat terkait. Kepala Lapas yang menjabat pada saat kejadian telah diperiksa dan dijatuhi sanksi disiplin sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, proses pergantian kepemimpinan juga telah dilakukan. Pejabat lama tersebut resmi digantikan sejak 23 Januari 2025.
Himbauan Kepada Masyarakat
Guna mencegah kesalahpahaman dan penyebaran informasi yang keliru, pihak Lapas Kelas IIA Waingapu mengimbau masyarakat luas untuk lebih bijak dalam menyikapi narasi yang beredar di media sosial.
Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi atau mempercayai isu liar tanpa mengetahui fakta sebenarnya serta konteks waktu dari peristiwa tersebut.





