Lambeturah.co.id - Sebuah video singkat yang merekam interaksi unik sekaligus menyentuh hati antara petugas kepolisian dan warga belakangan ini viral di media sosial. Momen tersebut memperlihatkan suasana di Unit Kecelakaan Lalu Lintas (UKT) Polsek Kota Lama, Kupang, saat menerima kedatangan lima orang warga penyandang disabilitas tuli dan bisu.

Kedatangan kelima warga tersebut ke markas polisi bertujuan untuk melaporkan insiden dugaan penjambretan ponsel (HP) yang baru saja mereka alami. Namun, keterbatasan komunikasi sempat membuat petugas kepolisian di lokasi kebingungan untuk memahami jalan cerita dan kronologi kejadian.

Dalam rekaman video yang beredar luas di platform X dan Threads, tampak para korban berusaha keras menyampaikan kronologi kejadian menggunakan bahasa isyarat dan gerakan tubuh. Petugas kepolisian yang berjaga pun terlihat berupaya ekstra sabar, mendengarkan, serta mencoba mencerna setiap petunjuk yang disampaikan oleh para korban.

Sontak, fenomena ini memancing beragam respons dari netizen. Tak sedikit warganet yang mengaku merasa terhibur sekaligus iba melihat momen tersebut. Terlebih, usaha gigih para korban serta kepedulian petugas dalam memahami laporan menjadi perhatian utama pengguna media sosial.

"Mau ketawa tapi ini korban. Tapi jujur saya kasihan juga sama polisinya," tulis salah satu netizen dalam unggahan yang viral.

Meskipun sempat diwarnai kendala bahasa dan keterbatasan komunikasi, petugas kepolisian di Polsek Kota Lama Kupang tetap terus berupaya mengumpulkan informasi dari para korban demi memproses laporan dugaan aksi penjambretan tersebut.