Lambeturah.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah bahan makanan bantuan untuk korban gempa diinjak-injak di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 7 September 2026 viral media sosial.
Video tersebut beredar ketika masyarakat di wilayah itu masih menghadapi dampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026.
Terdengar suara perekam yang menyebut bantuan tersebut baru datang dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.
“Datang kembali bantuan dari Pemda Manggarai Timur. Mi tiga bungkus, malkist satu bungkus. Ini bantuannya sangat memalukan. Ini masyarakat sudah injak-injak bantuannya,” kata perekam dalam video tersebut.
Saat mengucapkan kalimat tersebut, perekam tampak menginjak-injak beberapa bungkus mie yang berada di lantai.
Seorang perempuan mengenakan jilbab kemudian terlihat hendak mengambil makanan tersebut. Namun, perekam melarangnya.
“He jangan, ini saya punya,” ujarnya.
Perempuan itu kemudian mengambil beberapa bungkus mi lainnya yang belum diinjak dan berserakan di lantai. Sambil memungut makanan tersebut, perempuan itu terdengar mengatakan dalam bahasa daerah setempat, “Ghami ata butuh. Ghami toe manga ute ghan.”
Ucapan tersebut berarti, “Kami lagi butuh. Kami tidak ada sayur untuk makan.”
Dalam video lain yang beredar, perekam menyebut bantuan tersebut datang sekitar pukul 09.00 WITA.
Menurut perekam, dihantarkan oleh pemerintah desa melalui RT setempat. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur.





