Lambeturah.co.id - Ketegangan terjadi di Jalan STM, Gang Suka Cita, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, pada Rabu (10/6). Sejumlah emak-emak menggeruduk sebuah rumah yang diduga milik Kepala Dinas Perpustakaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar.
Aksi protes ini dipicu oleh kekecewaan warga yang melihat satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) justru mendatangi rumah pejabat tersebut untuk mengisi pasokan air, di saat warga sekitar sedang mengalami krisis air bersih.
Menurut penuturan warga setempat, pasokan air bersih di kawasan mereka sudah terputus sejak Selasa (9/6) malam. Warga menyayangkan sikap armada pemerintah yang dinilai tebang pilih dalam menyalurkan bantuan air di tengah kondisi darurat.
"Air mati sudah dari malam, tapi mobil damkar justru mengisi air ke rumah pejabat. Masyarakat tidak dilayani," ujar salah seorang warga yang berada di lokasi dengan nada kecewa.
Situasi di lokasi sempat memanas ketika warga mulai berkumpul dan mempertanyakan prioritas distribusi air bersih tersebut. Mereka menilai, di tengah kebutuhan masyarakat yang mendesak, fasilitas publik seperti mobil Damkar seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan warga banyak, bukan individu pejabat.
Mendapat protes keras dan adu mulut dari emak-emak, mobil Damkar tersebut dilaporkan langsung putar balik dan meninggalkan lokasi sebelum menyelesaikan pengisian air.
Hingga berita ini diturunkan, warga Medan Johor masih kesulitan mendapatkan akses air bersih. Masyarakat berharap pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Medan segera memberikan penjelasan resmi terkait insiden ini dan memberikan solusi konkret untuk mengatasi krisis air yang tengah mereka alami.





