Lambeturah.co.id - Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur memanggil sejumlah artis, selebgram, hingga TikTokers untuk dimintai keterangan terkait dugaan promosi arisan online fiktif.

Arisan tersebut diduga dijalankan oleh selebgram asal Bali, Joiss Nydia Khaliza. Polisi memanggil para influencer yang diduga pernah mempromosikan atau meng-endorse kegiatan arisan tersebut.

Kasubdit I Ditressiber Polda Jatim AKBP Erik Pradana mengatakan ada 18 orang yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

"Untuk totalnya (saksi yang dijadwalkan diperiksa) total 18, Mas," kata Erik dilangsir detikJatim, Kamis (20/8/2026).

Dari 18 orang tersebut, polisi mencatat satu orang merupakan artis, 16 selebgram, dan satu TikTokers. Meski demikian, polisi belum mengungkap seluruh identitas influencer yang telah dipanggil.

"18 itu terdiri dari 1 artis, 16 selebgram, dan 1 TikTokers," ujar Erik.

Dua influencer yang telah dijadwalkan menjalani pemeriksaan yakni Dinal Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha. Keduanya sedianya diperiksa di Polda Jatim pada Kamis (20/8/2026).

Namun, pemeriksaan tersebut batal karena keduanya berhalangan hadir. Dinal dan Ratu kemudian meminta agar agenda pemeriksaan dijadwalkan ulang pada pekan depan.

"Jumat (rencananya pemanggilan) 2 (influencer), iya betul itu (Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha), minta dijadwalkan minggu depan," kata Erik.

Polisi hingga kini belum memastikan tanggal pemeriksaan ulang terhadap Dinal dan Ratu Felisha.

Sementara itu, Ditressiber Polda Jatim menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga artis pada Jumat (21/8/2026).

"Rencananya ada 3, Mas," tutur Erik.

Pemeriksaan terhadap para influencer tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam promosi atau endorsement arisan online yang diduga fiktif.