Lambeturah.co.id - Sebuah unggahan video yang memperlihatkan aksi seorang pelanggan meluapkan kemarahannya kepada kasir swalayan di kawasan Pare, Kediri, mendadak viral di media sosial. Insiden tersebut dipicu oleh kekeliruan kasir saat memasukkan data belanjaan berupa produk kacang.
Dalam rekam jejak nota pembayaran, total belanjaan korban sejatinya hanya bernilai Rp54 ribu. Namun, ketidaksesuaian input barang tersebut memancing emosi pelanggan wanita hingga berujung pada tindakan verbal yang tajam.
Diposting Video Berdurasi Lebih dari 4 Menit
Pelanggan tersebut merekam interaksi yang berlangsung ketat dan membagikannya ke jejaring media sosial melalui video berdurasi lebih dari empat menit. Video bernada emosional dengan bahasa daerah tersebut dengan cepat menuai beragam reaksi dan sorotan luas dari netizen.
Sepakat Damai, Namun Kasir Tetap Kehilangan Pekerjaan
Tak lama setelah video tersebut menyebar, proses mediasi langsung dilakukan. Pertemuan yang melibatkan pihak pelanggan, kasir, serta pemilik swalayan menghasilkan kesepakatan damai secara kekeluargaan.
Kendati permasalahan hukum dan perselisihan di antara para pihak telah diselesaikan, nasib berlainan harus diterima oleh sang kasir. Sebagai konsekuensi atas insiden kekeliruan kerja dan kegaduhan yang timbul, karyawan wanita tersebut diputuskan untuk diberhentikan dari pekerjaannya di swalayan tersebut.





