Lambeturah.co.id - Aksi empat warga negara asing (WNA) asal Inggris dan Finlandia yang ikut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menarik perhatian. Mereka turun langsung ke lokasi kebakaran di Kumpai Batu Bawah pada Jumat (23/10/2026), bergabung dengan petugas dan relawan yang berjibaku mengendalikan api.
Keempat WNA tersebut tidak hanya datang untuk melihat kondisi kebakaran. Mereka turut membantu proses pemadaman bersama personel di lapangan ketika upaya pengendalian api masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Samuel, membenarkan keterlibatan empat warga asing tersebut dalam penanganan karhutla.
Menurut Samuel, pada Sabtu (24/10/2026), keempatnya mendatangi Posko Induk BPBD Kobar. Kedatangan itu menjadi bagian dari keterlibatan mereka dalam upaya penanganan kebakaran di wilayah Kumpai Batu Bawah.
"Keempat WNA itu sebelumnya ikut membantu pemadaman di Kumpai Batu Bawah pada Jumat (23/10/2026)," ujar Samuel, Sabtu (24/10/2026).
Punya Kepedulian terhadap Satwa
Samuel mengungkapkan, informasi sementara yang diterima BPBD menyebutkan bahwa keempat warga asing tersebut memiliki kepedulian terhadap satwa. Meski demikian, pihaknya belum mendapatkan keterangan lengkap mengenai identitas, pekerjaan, maupun latar belakang mereka.
Alasan keempat WNA itu berada di Kotawaringin Barat juga belum diketahui secara pasti. BPBD Kobar masih belum dapat memastikan apakah mereka memiliki keterkaitan dengan organisasi konservasi atau lembaga tertentu.
Dengan demikian, motif kedatangan dan tujuan mereka berada di wilayah tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Petugas dan Relawan Masih Berupaya Kendalikan Api
Keterlibatan empat warga asing itu menambah dukungan tenaga dalam upaya pemadaman karhutla di Kumpai Batu Bawah. Kerja sama berbagai pihak dibutuhkan untuk membantu petugas mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan sekitarnya.
Dalam penanganan karhutla, petugas juga harus mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kondisi medan, arah penyebaran api, hingga potensi kebakaran menjalar ke wilayah lain.
Karena itu, koordinasi antara petugas dan relawan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah pemadaman yang efektif.
Sementara itu, upaya pengendalian kebakaran di Kumpai Batu Bawah masih terus dilakukan. Petugas dan relawan berupaya menekan risiko meluasnya api, dengan dukungan dari berbagai pihak yang terlibat di lapangan.





