Lambeturah.co.id – Video yang memperlihatkan bayi baru lahir dengan kumis dan jenggot tebal menarik perhatian warganet di media sosial. Penampilan bayi tersebut memicu beragam reaksi, mulai dari rasa heran hingga perdebatan mengenai kemungkinan penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dalam video yang beredar, bayi tersebut tampak berbaring di atas tempat tidur dengan rambut gelap menyerupai kumis di atas bibir serta rambut di bagian dagu. Penampilannya yang terlihat tidak biasa untuk bayi baru lahir membuat banyak pengguna media sosial mempertanyakan keaslian rekaman tersebut.
Sebagian warganet merespon video itu dengan candaan. Sementara itu, pengguna lainnya menyoroti kemungkinan adanya manipulasi digital yang membuat wajah bayi terlihat seperti orang dewasa.
Sejumlah pemberitaan internasional pada Sabtu (24/10/2026) juga menyoroti video serupa dan menyebut bahwa asal-usul rekaman tersebut belum terverifikasi secara independen. Identitas bayi, lokasi pengambilan gambar, serta kondisi sebenarnya saat bayi lahir juga belum mendapat konfirmasi yang dapat dipastikan.
Dugaan Penggunaan Teknologi AI
Perdebatan mengenai video tersebut mengarah pada dugaan penggunaan filter digital atau teknologi AI. Sejumlah laporan menyoroti kemungkinan perubahan bentuk rambut pada wajah bayi ketika ia bergerak. Namun, petunjuk visual semacam itu belum cukup untuk memastikan bahwa seseorang telah memanipulasi video tersebut.
Untuk memastikan keasliannya, diperlukan rekaman asli serta informasi yang dapat diverifikasi dari sumber yang mengetahui langsung proses pembuatan video. Tanpa bukti tersebut, publik belum dapat memastikan apakah kumis dan jenggot dalam video benar-benar terlihat secara alami atau muncul akibat penyuntingan digital.
Bayi baru lahir dapat memiliki rambut halus yang disebut lanugo. Rambut ini tumbuh selama perkembangan janin dan dapat terlihat pada beberapa bagian tubuh, termasuk wajah. Lanugo umumnya memiliki tekstur lembut dan akan menghilang sebelum kelahiran atau dalam beberapa minggu pertama kehidupan.
Meski demikian, keberadaan lanugo tidak serta-merta menjelaskan penampilan kumis dan jenggot gelap yang terlihat jelas dalam video viral tersebut. Penilaian mengenai kondisi fisik bayi memerlukan pemeriksaan medis, bukan sekadar pengamatan terhadap rekaman yang beredar di internet.





