Lambeturah.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pendaki menggunakan jasa tandu saat mendaki Gunung Merbabu, Jawa Tengah, tengah menjadi perbincangan di media sosial. Tak hanya cara pendakiannya yang mencuri perhatian, biaya yang dikeluarkan untuk layanan tersebut juga sukses membuat publik penasaran.

Dalam unggahan IG @jejakpendaki, terlihat sejumlah orang yang diduga merupakan tim pemandu sedang menggotong seorang pendaki menggunakan kursi tandu menuju puncak Gunung Merbabu melalui jalur Gancik.

Unggahan tersebut turut disertai keterangan bahwa pendaki tersebut mengikuti private trip dengan layanan khusus. Bahkan, disebutkan biaya untuk jasa tandu saja mencapai Rp14 juta, belum termasuk porter, logistik, dan kebutuhan lainnya.

Menanggapi viralnya video tersebut, pengelola basecamp jalur Gancik, Antonabiel, memberikan penjelasan mengenai layanan pendakian menggunakan tandu tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa pendaki yang menjadi sorotan itu melakukan pendakian pada Senin (2/11/2026) dengan mengambil paket layanan full service.

Menurut Antonabiel, total biaya yang dikeluarkan untuk layanan tersebut mencapai kurang lebih Rp30 juta. Paket itu melibatkan 19 personel, terdiri dari sembilan orang tim tandu dan sepuluh orang kru lainnya.

"Ini kemarin untuk 1 pack dengan 19 personel. 9 orang penandu 10 orang crew kurleb (kurang lebih) Rp 30 jutaan. Ini belum termasuk lagi fotografer," jelas Antonabiel saat dihubungi media yang mewawancarai, Selasa (3/11/2026).

Lebih lanjut, Antonabiel menjelaskan bahwa layanan tandu untuk pendakian Gunung Merbabu memang tersedia berdasarkan permintaan khusus dari tamu atau klien.

Untuk jasa tim tandu saja, biaya yang dikenakan mencapai Rp18 juta. Tarif tersebut mencakup sembilan personel yang bertugas menggotong pendaki selama perjalanan naik dan turun gunung.

"Biaya Rp 18 juta untuk personel untuk 9 orang tim tandu dan hanya naik turun. Tidak termasuk porter dan guide logistik dan tenda," imbuhnya.

Antonabiel juga menegaskan bahwa calon pendaki yang ingin menggunakan layanan tersebut harus melakukan pemesanan terlebih dahulu sebelum keberangkatan.

Fenomena pendaki yang menggunakan jasa tandu dengan biaya puluhan juta rupiah ini pun menjadi perhatian warganet. Video tersebut memperlihatkan bahwa layanan pendakian khusus dapat melibatkan banyak personel dan kebutuhan operasional, sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.