Lambeturah.co.id - Presenter sekaligus aktor Denny Sumargo buka suara usai mengetahui santri korban dugaan pembakaran di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), batal berangkat ke Jakarta.

Dari informasi yang diterimanya, para korban dicegat polisi di bandara sehingga tidak bisa memenuhi undangan untuk hadir di podcast miliknya.

Adapun kasus dugaan pembakaran itu sebelumnya menjadi sorotan publik. Peristiwa itu menyebabkan satu santri meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya alami luka bakar berat hingga cacat permanen.

Kemudian, Denny langsung merespons melalui unggahannya di media sosial, pada Rabu (8/7). Dia mengaku prihatin terhadap kondisi para korban dan keluarganya.

"Bagaimana kalau itu anak kalian? Apa yang akan kalian lakukan? Kasus ini, menurut keluarga korban, itu sudah dilaporkan sekitar tujuh sampai delapan bulan yang lalu, tapi tidak ada titik terangnya," kata Denny dikutip pada Kamis (9/7/2026).

Denny dan tim lantas berinisiatif mengawal kasus ini. Mereka mengundang dua korban untuk hadir dalam siniar.