Lambeturah.co.id - Selebgram Sabrina Chairunnisa memutuskan mengakhiri perjalanannya sebagai mahasiswa program doktor (S3) di Universitas Indonesia (UI). Keputusan tersebut diambil karena ia akan melanjutkan pendidikan sekaligus menetap di New York, Amerika Serikat.
Kabar itu disampaikan Sabrina melalui unggahan di media sosial. Dalam tulisannya, istri presenter Deddy Corbuzier tersebut mengaku keputusan meninggalkan program doktor di UI bukanlah hal yang mudah.
"Hari yang sudah lama kutunggu akhirnya tiba juga," tulis Sabrina dalam unggahannya.
Ia mengaku harus merelakan impian yang selama ini sangat berarti baginya. Meski demikian, Sabrina menilai perubahan rencana hidup membuatnya harus memilih jalan yang berbeda.
"Sulit rasanya melepaskan sesuatu yang dulu sangat berarti. Tapi terkadang melangkah maju berarti memiliki keberanian untuk memilih jalan yang berbeda," tulisnya.
Sabrina juga menyampaikan bahwa setiap orang akan menghadapi perubahan dalam hidup, termasuk perubahan rencana dan prioritas.
"Segala sesuatu berubah. Rencana berubah. Orang berubah. Tapi satu hal tetap sama, kita harus terus bergerak maju. Sampai jumpa, UI," lanjutnya.
Dalam surat pengunduran diri yang turut dibagikannya, Sabrina menjelaskan alasan utama dirinya mengundurkan diri dari Universitas Indonesia adalah karena akan melanjutkan pendidikan di New York.
"Dengan ini mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai mahasiswa Universitas Indonesia," tulis Sabrina dalam surat tersebut.
"Adapun alasan pengunduran diri ini adalah karena saya akan pindah ke New York dan melanjutkan studi di New York," sambungnya.
Selain mengumumkan pengunduran dirinya, Sabrina juga sempat mengungkap pandangannya mengenai sistem perkuliahan di Indonesia. Ia berharap perguruan tinggi tidak lagi menjadikan tingkat kehadiran atau absensi sebagai salah satu faktor utama dalam menentukan kelulusan mahasiswa.
Menurut Sabrina, di sejumlah kampus luar negeri, penilaian lebih berfokus pada capaian akademik dibandingkan persentase kehadiran di kelas.
Sabrina diketahui mulai menempuh pendidikan S3 Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia pada 2024. Sebelumnya, ia menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di Universitas Trisakti, jurusan Desain Komunikasi Visual.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan sebelum akhirnya mengambil program doktor di UI.
Kini Sabrina telah menetap di New York dan kerap membagikan aktivitas sehari-harinya melalui media sosial, termasuk kehidupan di apartemennya. Selama berada di Amerika Serikat, ia juga sempat mengungkapkan telah menjalani prosedur egg freezing sebagai bagian dari perencanaan masa depannya.





