Lambeturah.co.id - Jagat media sosial dihebohkan oleh rekaman video CCTV yang memperlihatkan aksi menegangkan di sebuah toko kelontong. Seorang pria tidak dikenal tega menodongkan benda diduga senjata api (senpi) ke arah penjaga sekaligus pemilik Warung Madura yang berlokasi di kawasan Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Selasa (2/6/2026) dini hari. Aksi ala koboi jalanan itu diduga kuat dipicu oleh adanya kesalahpahaman komunikasi antara pelaku dan korban saat bertransaksi.
Kronologi kejadian bermula ketika pelaku yang mengenakan helm datang menggunakan sepeda motor ke warung tersebut. Korban diketahui membuka layanan dagangannya hingga dini hari. Awalnya, situasi berjalan normal saat pelaku menanyakan ketersediaan pengisian bensin eceran kepada pemilik warung.
Namun, suasana mendadak memanas di akhir pertanyaan. Pembeli tersebut diduga melontarkan kalimat atau pertanyaan yang menyelipkan kata "bakar". Kata tersebut rupanya disalahartikan oleh pemilik warung sebagai bentuk ancaman, provokasi, ataupun ejekan yang menyinggung perasaan, sehingga memicu reaksi emosional dan kemarahan dari pihak pemilik warung.
Tak terima dengan respons balik dari pemilik warung yang meninggi, pria misterius tersebut langsung naik pitam. Ia seketika merogoh dan mengeluarkan sebilah benda mirip senjata api genggam dari balik pakaiannya, lalu menodongkannya secara langsung ke arah pemilik warung untuk melakukan intimidasi.
Dari potongan rekaman CCTV yang beredar, pemilik warung sempat tampak terkejut namun berusaha defensif menghadapi moncong senjata tersebut. Sementara seorang warga atau pelanggan lain yang berada di lokasi terlihat berusaha melerai dan menjauhkan konflik agar tidak berujung pada kontak fisik atau penembakan. Setelah melakukan aksi penodongan, pelaku langsung bergegas pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Hingga kini, video rekaman CCTV tersebut telah tersebar luas di berbagai platform media sosial seperti Threads dan Facebook, serta memancing kecaman dari netizen. Pihak kepolisian setempat diharapkan dapat segera turun tangan menyelidiki identitas pelaku guna mengantisipasi keresahan masyarakat terhadap tindakan premanisme bersenjata api.





