Lambeturah.co.id - Pengacara nyentrik Hotman Paris Hutapea kembali memicu kontroversi panas di jagat maya. Sebuah potongan video yang beredar luas di Instagram dan Facebook memperlihatkan momen ketika Hotman melayangkan teguran yang dinilai publik terlalu keras hingga dianggap merendahkan profesi jurnalis.
Dalam tayangan yang viral tersebut, Hotman tampak tidak bisa menyembunyikan kekesalannya saat merespons pertanyaan seorang awak media mengenai keabsahan status tersangka dalam suatu perkara. Alih-alih menjawab secara normatif, Hotman justru menyerang kapasitas sang wartawan secara terbuka di depan kamera.
"Orang mau ditetapkan sebagai tersangka, apalagi dipermalukan, minimum dipanggil dulu... kalau kau nggak tahu pasalnya, lu berhenti jadi wartawan," cetus Hotman dengan nada tinggi.
Ucapan "berhenti jadi wartawan" inilah yang kemudian memicu bola liar di media sosial. Sejumlah netizen dan pemerhati media menilai tindakan Hotman sudah melintasi batas antara memberikan edukasi hukum dan melakukan penghinaan verbal terhadap profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya.
Menuai Kecaman dan Perdebatan Netizen
Meskipun Hotman bermaksud meluruskan bahwa penetapan tersangka harus melalui prosedur pemanggilan resmi sesuai hukum acara pidana, cara penyampaiannya yang konfrontatif dinilai arogan. Kritikus media berpendapat bahwa wartawan bertugas untuk bertanya dan mengonfirmasi, bukan untuk dihakimi atau diminta mundur dari profesinya hanya karena sebuah pertanyaan.
Hingga saat ini, kolom komentar di platform digital yang mengunggah video tersebut dibanjiri perdebatan sengit. Sebagian warganet mengecam arogansi sang pengacara dan menuntut adanya saling menghormati antarprofesi, sementara sebagian lainnya tetap membela Hotman dengan alasan gaya bicaranya memang selalu ceplas-ceplos jika menyangkut kekeliruan hukum.





