Lambeturah.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan aksi protes dari sejumlah pegawai Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mendadak viral di media sosial. Video tersebut langsung menyita perhatian publik setelah diunggah oleh berbagai akun media sosial, salah satunya melalui unggahan video pendek di Instagram.

Dalam rekaman video yang beredar luas, para pegawai secara terbuka menyampaikan keluhan mendalam terkait hak-hak mereka yang diduga belum dibayarkan. Beberapa poin utama yang dipersoalkan adalah keterlambatan pencairan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Jaminan Persalinan (Jampersal).

Tidak hanya menuntut hak keuangan, para pegawai juga mempertanyakan adanya dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan kerja mereka yang dinilai tidak transparan dan tanpa kejelasan aturan. Dalam video tersebut, seorang pegawai perempuan berseragam ASN (Aparatur Sipil Negara) tampak maju dan menyuarakan aspirasi mereka dengan tegas. Ia meminta kejelasan dari pihak manajemen mengenai dugaan pemotongan serta pengelolaan dana tersebut.

Aksi protes ini langsung memicu beragam reaksi dari netizen setelah viral di berbagai platform digital. Banyak warga masyarakat dan warganet mendesak pihak kepolisian serta pemerintah daerah untuk segera turun tangan memeriksa persoalan ini secara transparan agar hak-hak tenaga kesehatan tidak dikebiri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari pihak manajemen Puskesmas Tanjung Haloban maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu terkait tudingan keterlambatan dana JKN-Jampersal ataupun dugaan pungutan yang diprotes para pegawai tersebut.