Lambeturah.co.id - Suasana belajar mengajar di SMP Negeri 3 Manggis, Kabupaten Karangasem, mendadak mencekam pada Jumat (25/9/2026). Sekitar 10 siswa tiba-tiba mengalami kerauhan atau kesurupan massal, hingga membuat pihak sekolah mengambil keputusan untuk memulangkan seluruh siswa lebih awal.
Peristiwa tersebut terjadi secara mendadak di tengah jam pelajaran. Tangisan histeris yang bersumber dari salah satu siswa dengan cepat merembet ke siswa lainnya di ruang kelas yang berbeda.
Kepala SMP Negeri 3 Manggis, I Ketut Gunawan, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika seorang siswa di dalam kelas tiba-tiba menangis tanpa sebab yang jelas.
"Awalnya hanya satu siswa yang menangis di dalam kelas. Setelah itu merembet, mungkin dia menjerit sehingga yang lainnya ikut terpengaruh," ujar Gunawan saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
Menurut Gunawan, para siswa yang mengalami kesurupan tersebut berasal dari dua ruang kelas VIII. Saat mengalami gejala kerauhan, para siswa langsung berlari keluar dari ruang kelas sambil menangis dan menjerit histeris.
Menanggapi situasi yang kian tidak kondusif, pihak sekolah segera bergerak cepat. Gunawan mengumpulkan seluruh staf guru, pihak terkait, hingga Ketua Komite Sekolah untuk menangani dan menenangkan para siswa yang terdampak.
Setelah penanganan intensif selama kurang lebih 30 menit, kondisi para siswa berangsur membaik dan mereka mulai siuman kembali. Guna mencegah kejadian tersebut meluas dan memengaruhi siswa lainnya, pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk memulangkan seluruh siswa lebih awal dari jam biasanya.
Gunawan juga mengungkap bahwa insiden mistis ini bukanlah kali pertama terjadi di lingkungan sekolahnya.
"Kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi, sebelumnya juga pernah kejadian dan melibatkan sejumlah siswa," ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi dan pembersihan spiritual agar kejadian serupa tidak terulang kembali, pihak sekolah berencana menggelar upacara keagamaan pada Sabtu (26/9/2026), yang bertepatan dengan rahinan Hari Raya Purnama.





