Lambeturah.co.id — Warga di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dikejutkan dengan penemuan dua benda yang diduga granat di sebuah lahan kosong yang telah lama terbengkalai pada Rabu (16/9/2026).
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Detasemen Gegana Polda Metro Jaya, kedua benda tersebut dipastikan merupakan granat asap dan berada dalam kondisi sudah tidak aktif.
Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang berprofesi sebagai pemulung ketika berada di sekitar lahan kosong.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Cempaka Putih segera mendatangi lokasi, mengamankan area, dan berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Polda Metro Jaya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama mengatakan, pemeriksaan Gegana memastikan dua benda tersebut merupakan granat asap.
"Jadi, hasil yang telah diambil oleh Detasemen Gegana Polda Metro Jaya, dapat disimpulkan bahwa granat yang diamankan itu adalah granat asap," ujar Wiratama kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).
Polisi memastikan kedua granat asap tersebut sudah tidak aktif. Setelah diamankan, Detasemen Gegana juga melakukan sterilisasi dan penyisiran di sekitar lokasi penemuan.
Dengan kondisi tersebut, polisi menyatakan kawasan di sekitar lokasi telah aman dan masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa.
"Statusnya sudah tidak aktif," kata Wiratama.
Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada benda lain yang berpotensi membahayakan warga. Dari hasil pemeriksaan, jumlah benda yang ditemukan dan diamankan sebanyak dua buah granat asap.
Meski kondisi kedua granat telah dinyatakan tidak aktif, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul benda tersebut.
Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah granat tersebut sebelumnya pernah digunakan di lokasi atau sengaja dibuang oleh seseorang.
Warga yang pertama kali menemukan benda tersebut juga telah dimintai keterangan di Polsek Cempaka Putih guna membantu proses penyelidikan.
"Untuk itu lagi kita mau dalami. Kita belum tahu untuk kepastiannya, nanti kita bisa mendapatkan jawaban dari Detasemen Gegana setelah melaksanakan pendalaman," ujar Wiratama.
Sementara itu, lahan tempat ditemukannya dua granat tersebut diketahui merupakan lahan kosong yang sudah lama terbengkalai. Polisi masih memastikan siapa pemilik lahan tersebut.
Setelah proses evakuasi dan sterilisasi dilakukan, polisi memastikan tidak ada lagi ancaman dari benda yang ditemukan di lokasi.
Detasemen Gegana Polda Metro Jaya telah mengamankan kedua granat asap tersebut untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga menegaskan masyarakat di sekitar lokasi tidak perlu khawatir karena area telah dinyatakan steril.
Penemuan ini sekaligus menjadi perhatian karena benda yang menyerupai granat ditemukan di area terbuka yang berada di lingkungan aktivitas masyarakat.
Hingga kini, fokus kepolisian adalah menelusuri asal-usul dua granat asap tersebut serta memastikan tidak terdapat benda berbahaya lain di sekitar lokasi.





