Lambeturah.co.id – Konser penyanyi tenor dunia asal Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026) malam, sempat diwarnai kericuhan. Ratusan massa yang menolak penyelenggaraan konser mendatangi lokasi dan berusaha menerobos masuk ke area acara.

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan oleh massa dari elemen Persaudaraan Muslim yang dipimpin Habib Bahar Smith. Mereka mendesak pihak penyelenggara agar membatalkan konser Andrea Bocelli yang tetap berlangsung sesuai jadwal.

Penolakan tersebut dipicu oleh tudingan bahwa Andrea Bocelli pernah terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel pada 2010. Hal itu kemudian menjadi salah satu alasan massa menyuarakan keberatan terhadap kehadiran sang maestro di Indonesia.

Situasi mulai memanas ketika sejumlah pengunjuk rasa berusaha menerobos barikade pengamanan di pintu masuk JIExpo Kemayoran. Aparat kepolisian yang telah bersiaga di sekitar lokasi berupaya menghalau massa agar tidak memasuki kawasan penyelenggaraan konser.

Aksi saling dorong antara massa dan petugas pun tidak terhindarkan. Ketegangan semakin meningkat ketika sejumlah pengunjuk rasa dilaporkan merusak pagar pembatas, membakar traffic cone atau kerucut pembatas jalan, hingga melemparkan petasan asap ke arah aparat keamanan.

Di tengah situasi yang semakin tidak kondusif, aparat berupaya mengendalikan keadaan dan mencegah massa masuk ke area konser.

Kericuhan tersebut juga berdampak pada awak media yang sedang menjalankan tugas peliputan. Seorang wartawan Nusantara TV bernama Muhammad Ritduwan dilaporkan mengalami luka di bagian kepala setelah terkena lemparan batu saat meliput bentrokan di lokasi.

Berdasarkan keterangan korban, batu tersebut datang dari arah belakang ketika dirinya sedang merekam situasi kericuhan. Akibat insiden itu, korban mengalami pendarahan dan berusaha keluar dari kerumunan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski sempat diwarnai aksi demonstrasi dan ketegangan di luar venue, konser Andrea Bocelli akhirnya tetap berlangsung pada Selasa malam. Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Romanza 30th Anniversary World Tour.

Sebelumnya, polemik mengenai konser Andrea Bocelli di Indonesia memang telah menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menyampaikan keberatan atas rekam jejak sang penyanyi yang dikaitkan dengan kegiatan penggalangan dana untuk Israel.

Di sisi lain, pihak promotor Shoemaker Live menyatakan konser tetap diselenggarakan sesuai rencana. Rangkaian konser tersebut juga membawa pesan kemanusiaan dan perdamaian serta kampanye bantuan berupa 100 ribu pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan wilayah lain yang terdampak konflik.

Peristiwa kericuhan di JIExpo Kemayoran pun menjadi perhatian, terutama terkait pengamanan kegiatan publik serta keselamatan masyarakat dan jurnalis yang menjalankan tugas di tengah aksi demonstrasi.