Lambeturah.co.id – Ruas Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok yang tengah ditutup sementara akibat perbaikan jalan ambles mendadak menjadi sorotan publik. Alih-alih sepi, jalan yang biasanya dipadati kendaraan itu justru berubah menjadi lapangan sepak bola dadakan pada Senin (1/6/2026) malam.

Momen unik tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @jakarta.terkini dan langsung menarik perhatian warganet. Dalam video yang beredar, sejumlah warga memanfaatkan ruas jalan yang kosong untuk bermain sepak bola bersama.

Penutupan jalur dari arah Jakarta menuju Depok dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6/2026). Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mendukung proses perbaikan jalan ambles yang sedang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

Kondisi jalan yang lengang dimanfaatkan sejumlah pemuda untuk menggelar pertandingan sepak bola sederhana. Dengan menggunakan bola plastik dan tanpa perlengkapan khusus, mereka tampak antusias bermain di bawah penerangan lampu jalan.

Suasana yang biasanya dipenuhi lalu lalang kendaraan dan suara klakson berubah menjadi arena permainan yang ramai dengan sorak-sorai warga. Tidak hanya para pemain, sejumlah masyarakat sekitar juga terlihat berkumpul di tepi jalan untuk menyaksikan pertandingan dadakan tersebut.

Anak-anak hingga orang dewasa tampak menikmati suasana langka yang jarang terjadi di salah satu ruas jalan utama penghubung Jakarta dan Depok itu.

Hingga berita ini ditulis, proses perbaikan jalan ambles di kawasan Lenteng Agung masih terus berlangsung. Ruas jalan tersebut belum sepenuhnya dibuka untuk kendaraan karena pekerjaan perbaikan belum selesai sepenuhnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas molornya jadwal pembukaan jalan yang sebelumnya ditargetkan selesai lebih cepat.

Menurutnya, pembukaan jalur baru dapat dilakukan secara bertahap, dengan sebagian sisi jalan di dekat rel kereta mulai dibuka pada pukul 08.00 WIB.

Budi menjelaskan keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena proses penutupan dan sterilisasi area membutuhkan waktu lebih lama demi memastikan keselamatan dan kualitas perbaikan.

“Keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena proses penutupan dan sterilisasi area yang dimulai pada pukul 14.00 WIB. Setelah lokasi dinyatakan aman dan bersih, pekerjaan perbaikan baru dapat dilaksanakan secara penuh pada pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Pihak terkait memastikan perbaikan dilakukan secara optimal agar ruas Jalan Lenteng Agung dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat dan terhindar dari potensi kerusakan lanjutan.