Lambeturah.co.id - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan adu mulut antara seorang wanita dan kurir paket COD. Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, wanita yang terlibat dalam insiden itu akhirnya memberikan klarifikasi dan menjelaskan kronologi kejadian menurut versinya.

Menurut pengakuannya, permasalahan bermula dari kebiasaan pengantaran paket yang berubah. Ia mengatakan bahwa selama ini kurir selalu menghubunginya terlebih dahulu melalui WhatsApp sebelum mengantar paket karena dirinya sering tidak berada di rumah.

"Setiap dia antar paket biasanya WA dulu. Kalau saya tidak di rumah, paket diambil oleh anak," ujarnya dalam video klarifikasi yang beredar di media sosial.

Namun, pada beberapa pengiriman terakhir, ia mengaku tidak lagi menerima pemberitahuan dari kurir. Paket-paket miliknya disebut justru dititipkan di sebuah ruko tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Merasa bingung, ia kemudian menghubungi kurir untuk menanyakan alasan paketnya berada di ruko. Percakapan melalui WhatsApp itu disebut berujung cekcok hingga nomor teleponnya diblokir oleh sang kurir.

Beberapa hari kemudian, wanita tersebut mengaku menerima pesan yang meminta dirinya mengambil paket COD senilai Rp159 ribu langsung ke kantor ekspedisi. Namun saat hendak membalas pesan itu, ia mengaku tidak bisa karena nomornya kembali diblokir.

Tak lama setelahnya, paket disebut diantar ke rumah tetangganya. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan untuk menemui kurir dan meminta penjelasan secara langsung.

Pertemuan tersebut justru memicu pertengkaran yang semakin memanas hingga akhirnya terekam dalam video yang viral di media sosial.

Dalam klarifikasinya, wanita tersebut juga mengaku mengalami tindakan fisik saat keributan berlangsung. Ia menyebut rambutnya dijambak dan dirinya sempat didorong ketika berusaha meminta penjelasan terkait paketnya.

Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan berharap persoalan tersebut dapat diproses sesuai aturan yang berlaku.

Hingga kini, video keributan antara pelanggan dan kurir tersebut masih menjadi perbincangan warganet dengan berbagai tanggapan yang muncul di media sosial.