Lambeturah.co.id - Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh prosesi kelulusan atau wisuda Sekolah Dasar (SD) yang dinilai unik sekaligus mengharukan. Berbeda dari wisuda pada umumnya yang menggunakan toga, sebuah SD di Karawang, Jawa Barat, justru menyulap acara kelulusan siswanya layaknya sebuah resepsi pernikahan adat yang sakral.

Momen unik ini menjadi viral setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam tayangan tersebut, suasana tempat acara dekorasinya dipenuhi dengan janur kuning, lengkap dengan kehadiran sepasang "pengantin cilik" yang menjadi representasi dari para siswa yang lulus.

Meski mengusung konsep menyerupai pesta pernikahan, acara ini tidak kehilangan esensi kesakralannya. Suasana meriah seketika berubah menjadi penuh haru dan khidmat saat memasuki sesi sungkeman.

Isak tangis pun pecah ketika puluhan siswa bersujud di hadapan orang tua mereka masing-masing. Tidak sekadar bersujud, para siswa ini juga membasuh kaki ayah dan ibu mereka sebagai bentuk rasa terima kasih, permohonan maaf, dan bakti atas perjuangan membesarkan serta menyekolahkan mereka hingga lulus SD.

"Suasana langsung berubah drastis saat sesi basuh kaki. Orang tua dan murid-murid semuanya menangis haru. Ini jadi momen yang sangat sakral bagi kami," ujar salah satu pihak penyelenggara.

Konsep wisuda yang anti-mainstream ini langsung memancing beragam reaksi dari netizen. Banyak yang memuji kreativitas pihak sekolah karena berhasil memadukan unsur budaya lokal, sekaligus menciptakan momen emosional yang mendalam antara anak dan orang tua.

Namun, tidak sedikit pula netizen yang menyoroti keunikan konsep "pernikahan" untuk anak usia SD tersebut, meski konteksnya murni untuk estetika acara kelulusan dan pelestarian adat.