Lambeturah.co.id - Nasib mantan petinju internasional asal Banyuwangi, Wido Paes, menyita perhatian publik. Atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang tinju internasional itu kini mencari nafkah dengan berjualan es kelapa muda di samping Balai Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Wido Paes merupakan mantan petinju yang pernah berlatih di Sasana Santana Panjen Malang dan Sasana Probolinggo. Ia pernah mewakili Indonesia dalam berbagai kejuaraan internasional, termasuk di Thailand dan Jepang, serta berhasil meraih sejumlah prestasi.

Namun, setelah pensiun dari dunia olahraga, Wido harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari melalui usaha kecil yang dijalaninya. Kondisinya memunculkan keprihatinan masyarakat karena dinilai belum mendapat perhatian maupun apresiasi yang layak dari pemerintah daerah dan instansi olahraga.

Seorang warga, Waluyo, mengatakan Wido merupakan sosok yang pernah membawa nama baik Banyuwangi dan Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, sudah sepatutnya mantan atlet berprestasi seperti Wido memperoleh perhatian dan dukungan.

Warga berharap KONI serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi dapat memberikan apresiasi sekaligus memberdayakan pengalaman Wido sebagai pelatih bagi atlet-atlet muda di daerah tersebut.