Lambeturah.co.id - Kemeriahan konser musik yang menampilkan kolaborasi grup band KOTAK dan Armand Maulana di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Minggu (13/9/2026) malam berujung ricuh dan terpaksa dibubarkan lebih awal. Acara yang semula berlangsung meriah mendadak dihentikan secara tiba-tiba akibat munculnya bau menyengat serta serbuk misterius yang membuat mata pedih dan sesak napas.
Berdasarkan kesaksian salah satu penonton yang hadir di lokasi, situasi panik mulai terjadi menjelang akhir acara saat vokalis KOTAK, Tantri, sedang tampil di panggung.
"Jujur kecewa udah standby dari jam 6 sore, tapi ada orang usil yang ngelempar sesuatu sampai dua kali dan bikin Kak Tantri mundur ke belakang. Terus konser bubar gitu aja padahal masih banyak lagu seru yang belum dibawain," ujar salah seorang penonton melalu unggahan di media sosial. Penonton juga mengeluhkan aroma menyengat yang membuat suasana semakin tegang dan panik.
Aksi Sabotase Diduga Modus Pencopetan
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, mengonfirmasi bahwa konser dihentikan sekitar pukul 23.00 WIB demi mengutamakan keselamatan penonton dan pengisi acara.
Denny menjelaskan bahwa gangguan tersebut bukan disebabkan oleh gas air mata, melainkan penyebaran serbuk tidak dikenal yang memicu bau tidak sedap dan rasa perih di mata.
"Kotak terus perform sampai jam 23.00 WIB, puncaknya berasa agak pedih mata di area depan dan itu bukan gas air mata, melainkan serbuk dan tidak ada bekasnya. Anehnya, serbuk ini membuat bau tidak sedap dan sesak napas," jelas Denny.
Melihat situasi tidak kondusif, pihak keamanan langsung mengambil tindakan tegas dengan mengamankan seorang pria yang diduga menjadi dalang penyebaran serbuk tersebut. Diduga kuat, pelaku sengaja memicu kerusuhan dan kepanikan di tengah kerumunan penonton untuk melancarkan aksi pencopetan.
"Terduga pelaku diduga ingin buat ramai agar melakukan hal lainnya seperti pencopetan," tambah Denny.
Area Steril dan Pelaku Diamankan Polisi
Pasca-kejadian, petugas keamanan dari unsur Tiga Pilar bergerak cepat mengamankan lokasi serta menolong warga dan penonton yang terdampak masalah pernapasan. Area konser disterilkan dalam waktu 15 menit.
Pelaku saat ini telah diserahkan dan diamankan ke Polsek Subsektor Pinangsia untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak penyelenggara memastikan seluruh penonton yang terdampak langsung dipulangkan dalam kondisi selamat serta membuka layanan call center bagi warga yang membutuhkan bantuan.





