Lambeturah.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima sebanyak 2.526 pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi sepanjang semester I 2026.
Dari ribuan laporan tersebut, masyarakat dari Provinsi DKI Jakarta tercatat menjadi pihak yang paling banyak menyampaikan pengaduan kepada lembaga antirasuah.
Berdasarkan data KPK, terdapat lima provinsi dengan jumlah pengaduan terbanyak selama periode tersebut. DKI Jakarta berada di posisi teratas dengan 421 laporan.
Berikut lima provinsi dengan jumlah pengaduan terbanyak:
* DKI Jakarta: 421 laporan
* Jawa Timur: 278 laporan
* Jawa Barat: 238 laporan
* Jawa Tengah: 166 laporan
* Sumatera Utara: 136 laporan
Dari total 2.526 pengaduan yang diterima, sebanyak 2.217 laporan telah selesai diverifikasi. Sementara itu, 654 laporan masuk dalam tahap penelaahan lebih lanjut dan 617 laporan telah selesai ditelaah.
KPK juga mencatat lima laporan dilimpahkan kepada instansi eksternal, sedangkan 44 laporan ditindaklanjuti secara internal oleh KPK. Selain itu, terdapat 60 laporan yang masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut dan 508 laporan telah diarsipkan.
Adapun sektor yang paling banyak dilaporkan masyarakat berkaitan dengan penegakan hukum, infrastruktur, serta keuangan negara.
Masyarakat menyampaikan pengaduan melalui berbagai saluran, mulai dari surat dan faksimile, pengaduan secara langsung atau demonstrasi, surat elektronik (email), telepon, hingga layanan KWS.KPK.GO.ID.
Tingginya jumlah laporan tersebut dinilai menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi. KPK pun mengajak masyarakat untuk berani menjadi whistleblower dengan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang diketahui.
KPK menegaskan kerahasiaan identitas pelapor tetap dijamin. Peran masyarakat dinilai penting untuk membantu mengungkap dugaan kejahatan korupsi sekaligus memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Pengaduan masyarakat menjadi salah satu fondasi pemberantasan korupsi. Atas partisipasi masyarakat, pada semester I 2026, KPK menerima 2.526 pengaduan dari berbagai daerah,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam konferensi pers di Gedung Juang Merah Putih.




