Lambeturah.co.id – Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor mengeluarkan asap disertai percikan api di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026) sore. Insiden tersebut sempat membuat penumpang panik setelah terdengar suara ledakan dari rangkaian kereta yang sedang berhenti menunggu keberangkatan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.49 WIB dan sempat menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat asap dan percikan api muncul dari bagian atas rangkaian kereta.

Salah seorang penumpang, Aprilia Rabawi, mengungkapkan bahwa dirinya berada di gerbong 11 ketika mendengar suara ledakan cukup keras. Tak lama kemudian, ia melihat asap dan percikan api muncul dari bagian atas gerbong 10 yang berada di dekat posisinya.

Menurut Aprilia, saat kejadian berlangsung, kereta tersebut masih dalam posisi berhenti di Stasiun Jakarta Kota dan belum diberangkatkan menuju Bogor.

Suara ledakan yang disertai semburan percikan api membuat penumpang terkejut. Sejumlah penumpang kemudian keluar dari rangkaian kereta untuk menghindari situasi yang berpotensi membahayakan.

Menanggapi kejadian tersebut, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa telah terjadi gangguan operasional pada Commuter Line nomor 1378 dengan relasi Jakarta Kota–Bogor.

Gangguan tersebut berupa percikan api pada bagian pantograf salah satu kereta. Pantograf merupakan perangkat pada kereta listrik yang berfungsi menyalurkan daya listrik dari jaringan listrik di atas kereta.

Berdasarkan keterangan KAI Commuter, gangguan terjadi di Jalur 10 Stasiun Jakarta Kota sekitar pukul 17.52 WIB.

Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap sarana dan prasarana. Koordinasi juga dilakukan dengan tim teknis guna memeriksa lebih lanjut penyebab gangguan tersebut.

KAI Commuter memastikan penanganan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan penumpang serta keamanan operasional perjalanan kereta.

Sebagai langkah penanganan, KAI Commuter melakukan pengaturan perjalanan agar penumpang yang terdampak tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan.

Pengguna Commuter Line nomor 1378 dialihkan ke Commuter Line nomor 1380 dengan relasi yang sama, yakni Jakarta Kota–Bogor. Kereta pengganti tersebut diberangkatkan melalui Jalur 11 Stasiun Jakarta Kota.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak gangguan terhadap perjalanan penumpang, sekaligus memungkinkan rangkaian yang mengalami masalah menjalani pemeriksaan dan perbaikan.

KAI Commuter juga menyatakan telah menyiapkan rangkaian pengganti untuk mendukung pelayanan operasional.

Leza Arlan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna Commuter Line akibat gangguan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa petugas terkait telah melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan tim teknis untuk memastikan gangguan pada sarana dan prasarana dapat ditangani sesuai prosedur.

KAI Commuter turut mengimbau penumpang agar tetap tertib, mengutamakan keselamatan, dan mengikuti arahan petugas selama berada di stasiun maupun saat melakukan perjalanan.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terbaru mengenai perjalanan KRL dapat memantau aplikasi C-Access, akun media sosial resmi @commuterline, atau menghubungi layanan Contact Center 121.

Insiden KRL mengeluarkan asap dan percikan api di Stasiun Jakarta Kota ini menjadi perhatian karena terjadi saat kereta tengah bersiap melayani perjalanan penumpang pada jam sibuk sore hari. Pemeriksaan teknis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi rangkaian dan mencegah gangguan serupa terulang.