Lambeturah.co.id – Kyai Dr. Mahmud Suyuti, M.Ag., pengurus PWNU Sulawesi Selatan, memberikan klarifikasi terkait keberadaannya di sebuah room karaoke di Kota Makassar yang kemudian menjadi sorotan di media sosial.
Dalam informasi yang beredar, Mahmud terlihat berada di sebuah room bersama sejumlah orang pada dini hari. Aktivitas tersebut kemudian memunculkan berbagai pertanyaan, terutama karena Mahmud diketahui merupakan salah satu pengurus organisasi keagamaan di tingkat wilayah.
Mahmud kemudian memberikan penjelasan mengenai alasan dirinya berada di lokasi tersebut.
Ia mengatakan kehadirannya di tempat tersebut dalam rangka menerima tamu yang datang dari Kalimantan.
“Dalam rangka terima tamu dari Kalimantan,” kata Mahmud sebagaimana dikutip dari pemberitaan yang menjadi sumber unggahan.
Selain menjelaskan alasan keberadaannya, Mahmud juga memberikan klarifikasi mengenai aktivitas yang terlihat dalam video.
Ia mengakui bahwa dirinya memang berdansa dengan seorang perempuan yang berada di dalam room tersebut. Namun, Mahmud membantah dirinya mengonsumsi minuman beralkohol. Menurut keterangannya, minuman yang berada di lokasi dikonsumsi oleh teman-temannya.
“Kalau berdansa ya, saya memang akui benar. Saat itu, saya tidak minum, hanya teman-teman yang minum,” ujarnya.
Keterangan tersebut menjadi klarifikasi Mahmud terhadap aktivitas yang terekam dalam video dan kemudian beredar di media sosial.
Mahmud juga menegaskan bahwa keberadaannya di tempat tersebut tidak berkaitan dengan kegiatan organisasi.
Menurut dia, kehadirannya merupakan urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan agenda PWNU Sulawesi Selatan.
“Terkait semalam tidak ada hubungan dengan NU. Saya hanya diundang oleh keluarga dari Kalimantan,” kata Mahmud.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan manusia biasa dan mengakui adanya keteledoran dalam kejadian tersebut.
Sorotan terhadap keberadaan Mahmud muncul karena statusnya sebagai pengurus organisasi keagamaan. Namun, dari klarifikasi yang disampaikan, Mahmud meminta agar aktivitas tersebut tidak dikaitkan dengan organisasi yang diwakilinya.
Ia menyebut kegiatan tersebut berada dalam ranah pribadi dan bukan bagian dari aktivitas kelembagaan.
Di sisi lain, beredarnya video tersebut membuat keberadaan Mahmud di tempat hiburan malam menjadi perhatian publik.
Informasi mengenai perempuan yang berada di dalam room juga muncul dalam pemberitaan dan unggahan media sosial. Namun, penyebutan status atau identitas perempuan tersebut perlu merujuk pada keterangan yang telah terverifikasi dan tidak semata-mata berdasarkan dugaan dari video.
Dengan demikian, berdasarkan klarifikasi yang tersedia, Mahmud mengakui berada di room karaoke dan mengakui berdansa. Ia juga menyatakan tidak mengonsumsi minuman beralkohol serta menegaskan bahwa kehadirannya disebut untuk menerima tamu dari Kalimantan dan tidak berkaitan dengan kegiatan NU.





