Lambeturah.co.id – Aktivitas mendaki gunung yang seharusnya menjadi momen menikmati alam dan mengabadikan perjalanan justru berujung keributan. Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan situasi yang dikaitkan dengan perselisihan antarpendaki akibat perebutan spot foto.
Dalam tangkapan layar video yang beredar, terlihat seorang pendaki berada di kawasan terbuka dengan latar vegetasi dan bebatuan. Pada bagian atas video terdapat tulisan “AKIBAT REBUTAN SPOT FOTO”.
Unggahan tersebut juga disertai keterangan bernada prihatin, “Bisa bisa nya di gunung sempat brantem...” yang menggambarkan adanya keributan di tengah aktivitas pendakian.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena spot-spot tertentu di kawasan pegunungan memang kerap menjadi lokasi favorit pendaki untuk mengabadikan momen. Ketika sejumlah orang ingin menggunakan lokasi yang sama dalam waktu bersamaan, persoalan antrean dan giliran dapat memicu perselisihan apabila tidak disikapi dengan saling menghargai.
Video tersebut beredar di tengah pemberitaan mengenai keributan sejumlah pendaki di kawasan Puncak Gunung Lawu. Dalam pemberitaan detikcom yang menjadi konteks sebelumnya, pendaki asal Bogor dan Bandung disebut terlibat perselisihan yang diduga dipicu perebutan tempat untuk berfoto di kawasan puncak.
Pihak terkait menyebut persoalan tersebut kemudian ditangani dan para pendaki yang terlibat telah dimintai keterangan. Mereka juga disebut telah saling memaafkan.
Keributan di kawasan pendakian menjadi perhatian karena lokasi tersebut merupakan ruang publik yang digunakan banyak orang. Selain berpotensi mengganggu kenyamanan pendaki lain, konflik fisik juga dapat menimbulkan risiko keselamatan di medan pegunungan.
Fenomena perebutan spot foto juga menjadi pengingat bagi para pendaki agar tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga etika selama berada di jalur maupun kawasan puncak.
Pendaki yang ingin mengambil foto dapat bergantian menggunakan lokasi yang menjadi tujuan bersama. Sikap saling menghormati dinilai penting agar aktivitas mengabadikan momen tidak berubah menjadi perselisihan.
Terlebih, kawasan puncak gunung memiliki kondisi medan yang berbeda dengan tempat wisata pada umumnya. Permukaan berbatu, jalur sempit, kondisi cuaca, serta kelelahan setelah perjalanan panjang membuat setiap pendaki perlu lebih berhati-hati dalam bertindak.
Video dengan narasi “Akibat Rebutan Spot Foto” tersebut pun menjadi pengingat bahwa mengejar foto di puncak gunung seharusnya tidak mengesampingkan keselamatan dan sikap menghargai sesama pendaki.





