Lambeturah.co.id - Nasib naas menimpa Tohir (50), seorang petani asal Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Niat hati memadamkan kobaran api yang menjalar di lahan tebu miliknya, ia justru tersambar si jago merah hingga mengalami luka bakar serius mencapai 90 persen pada Selasa (22/9/2026).
Insiden tersebut bermula sekitar pukul 09.30 WIB ketika Tohir membakar sampah dan limbah (daduk) sisa panen tebu di ladangnya. Namun, kondisi cuaca ekstrem serta tiupan angin yang sangat kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat liar ke area lahan tebu tetangga yang belum dipanen.
Melihat api kian meluas, korban panik dan berupaya memadamkannya seorang diri menggunakan peralatan seadanya.
"Korban berusaha memadamkan api yang menjalar ke lahan tebu di sekitarnya. Namun karena diduga kelelahan dan kewalahan, korban justru ikut terbakar," ungkap Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kedungjajang sekitar pukul 10.20 WIB. Menindaklanjuti laporan warga, aparat kepolisian bersama masyarakat setempat langsung bergegas menuju lokasi untuk menjinakkan api. Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba pukul 10.45 WIB untuk membantu pemadaman total.
Petugas dan warga segera mengevakuasi Tohir dari area kebakaran. Akibat luka bakar parah di sekujur tubuhnya, korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis di RSUD dr. Haryoto, Lumajang.
Pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa peristiwa ini murni kecelakaan akibat kelalaian saat pembakaran limbah panen di tengah cuaca ekstrem.





