Lambeturah.co.id - Suasana area publik di Sofifi, Maluku Utara, mendadak heboh pada Kamis (17/9/2026). Sejumlah emak-emak mencegat Sahriyani, pemilik (owner) dari investasi bermasalah Investasi Zahra Berkah, saat sedang mengendarai sepeda motor.

Aksi nekat emak-emak tersebut dipicu oleh amarah dan kepanikan para member yang menuntut pengembalian dana investasi mereka yang tak kunjung dicairkan. Keributan dan adu mulut sengit antara Sahriyani dan para korban pun tak terhindarkan di lokasi kejadian.

Momen ketegangan tersebut sempat diabadikan secara langsung melalui siaran Live Facebook oleh akun Moms Jagky. Dalam rekaman video yang dengan cepat menyebar luas di media sosial, terlihat emak-emak mengerubungi Sahriyani sambil mendesak agar uang modal investasi mereka segera diserahkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi perburuan keberadaan Sahriyani oleh para member ini dipicu oleh rumor yang beredar bahwa pemilik Investasi Zahra Berkah tersebut bersiap-siap untuk berangkat melaksanakan ibadah umrah dalam waktu dekat. Khawatir uang mereka hilang tanpa kejelasan, para member berinisiatif menyisir keberadaan Sahriyani hingga berhasil menghentikannya di jalanan Sofifi.

Sebelum insiden pencegatan ini terjadi, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikabarkan telah melayangkan surat panggilan resmi kepada Sahriyani untuk meminta klarifikasi terkait legalitas dan tata kelola aktivitas Investasi Zahra Berkah. Namun, panggilan tersebut terus diabaikan dan tidak dipenuhi oleh yang bersangkutan.

Akibat ketidakkooperatifan tersebut, penanganan kasus dugaan investasi bodong ini resmi dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Maluku Utara. Teranyar, Sahriyani saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Ternate untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.