Lambeturah.co.id - Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce tak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga menghadirkan peluang bisnis yang tak biasa. Seorang seniman asal New York City, Justin Gignac, memanfaatkan momen tersebut dengan mengumpulkan sampah di sekitar lokasi acara dan menjadikannya karya seni bernilai jual.
Dilansir dari CBS News, Gignac memungut berbagai barang yang dibuang di sekitar Madison Square Garden (MSG), lalu mengemasnya ke dalam kotak plastik transparan sebagai bagian dari proyek seni bertajuk Pocket Garbage.
Pada 3 Juli, Gignac bahkan mengenakan tuksedo saat berkeliling mengumpulkan sampah di area sekitar lokasi pernikahan. Setiap kotak berisi benda-benda yang berbeda, mulai dari permen Ring Pop, satu AirPod sebelah kiri, hingga alat tes kehamilan.
Karya seni tersebut dijual dalam dua ukuran. Kotak kecil dibanderol seharga 25 dolar AS atau sekitar Rp452 ribu, sedangkan ukuran lebih besar dijual 100 dolar AS atau sekitar Rp1,8 juta.
Dari hasil memungut sampah selama sehari, Gignac berhasil membuat sekitar 50 kotak. Ia mengatakan proyek ini merupakan bagian dari perjalanan seninya yang telah digeluti selama hampir 25 tahun.
Menurut Gignac, karya tersebut dibuat untuk menunjukkan bahwa benda-benda yang sering dianggap tidak berharga masih dapat memiliki nilai dan cerita tersendiri.
Fenomena ini pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat New York. Sejumlah warga menilai tidak mengherankan jika karya tersebut diminati, terutama oleh para penggemar Taylor Swift atau yang dikenal sebagai Swifties.
Sebagai penutup, Gignac mengaku telah menyiapkan satu kotak spesial yang akan diberikan kepada Taylor Swift dan Travis Kelce apabila pasangan tersebut berminat memilikinya.





