Lambeturah.co.id – Hari bahagia sebuah keluarga di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, berujung duka dan kepanikan. Uang panai sebesar Rp55 juta yang baru saja diterima dalam prosesi lamaran dilaporkan raib digondol maling dari dalam lemari pakaian.

Ironisnya, aksi pencurian tersebut terjadi hanya sekitar 20 menit setelah rombongan calon mempelai pria yang membawa uang panai tersebut meninggalkan lokasi acara.

Kronologi Kejadian: Lemari Dikunci Tetap Dicungkil

Peristiwa ini bermula setelah prosesi hantaran uang panai selesai dilaksanakan dengan lancar. Demi keamanan, pihak keluarga korban langsung menyimpan uang tunai puluhan juta tersebut di dalam sebuah lemari kamar dan memastikan kondisinya dalam keadaan terkunci.

Namun, situasi rumah yang diduga sempat lengang usai ditinggal rombongan dimanfaatkan oleh pelaku. Pelaku diduga berhasil menyelinap masuk ke dalam rumah tanpa disadari, kemudian membobol dan mencungkil paksa lemari tempat uang tersebut disimpan.

Saat pihak keluarga memeriksa kembali kamar tersebut, mereka mendapati lemari sudah rusak dan seluruh uang Rp55 juta di dalamnya telah raib tanpa sisa.

Keluarga Korban Alami Syok Berat

Insiden tak terduga ini seketika membuat keluarga korban syok berat. Pasalnya, uang yang merupakan syarat adat penting dalam pernikahan suku Bugis-Makassar tersebut hilang dalam sekejap mata tepat di hari bahagia mereka.

"Peristiwa ini membuat keluarga korban sangat syok, mengingat uang panai tersebut baru saja diserahkan dan diterima secara resmi sebelum akhirnya hilang diduga akibat aksi pencurian yang sangat cepat," tulis laporan dalam unggahan akun Instagram @makassar_iinfo.

Hingga saat ini, kasus dugaan pencurian uang panai tersebut tengah menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Pihak berwajib diharapkan dapat segera turun tangan untuk menyelidiki dan menangkap pelaku di balik aksi nekat ini.