Lambeturah.co.id – Kabar perceraian Sara Wijayanto dan Demian Aditya menjadi perhatian publik setelah rumah tangga yang mereka bangun selama lebih dari 12 tahun berujung pada putusan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Setelah putusan tersebut, keduanya akhirnya buka suara dan memberikan penjelasan mengenai keputusan untuk berpisah.
Melalui unggahan di media sosial masing-masing, Sara dan Demian menegaskan bahwa perpisahan mereka bukan disebabkan oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kehadiran orang ketiga. Keduanya memilih mengakhiri hubungan pernikahan secara baik-baik setelah melalui berbagai proses dan pertimbangan.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat setelah kabar perceraian mereka mencuat.
Dalam pernyataan yang dibagikan melalui akun Instagram, Sara menjelaskan bahwa keputusan untuk berpisah bukanlah hal yang mudah. Mereka telah melewati perjalanan panjang bersama, termasuk berusaha mempertahankan hubungan sebelum akhirnya memilih jalan masing-masing.
“Tidak ada KDRT, tidak ada orang ketiga. Hanya dua orang yang setelah melalui banyak proses, akhirnya menyadari bahwa mungkin jalan terbaik adalah melanjutkan perjalanan hidup masing-masing,” demikian pernyataan Sara yang dikutip dari Akun Sosial Media Sarawijayanto, Jumat (9/10/2026).
Sepakat Berpisah Secara Baik-Baik
Sara dan Demian menegaskan bahwa keputusan mengakhiri pernikahan bukan berarti seluruh kenangan dan perjalanan hidup yang telah mereka lalui bersama menjadi tidak berarti.
Selama bertahun-tahun membina rumah tangga, keduanya telah melewati berbagai pengalaman, mulai dari kebahagiaan hingga masa-masa sulit. Karena itu, mereka berharap perpisahan ini dapat dijalani dengan tetap mengedepankan rasa saling menghormati.
Sara juga menekankan bahwa berakhirnya sebuah hubungan tidak harus disertai permusuhan atau kebencian. Menurut pernyataan yang disampaikan, keduanya tetap menghargai perjalanan yang telah mereka bangun selama bersama.
“Perpisahan tidak selalu harus diakhiri dengan kebencian. Ada begitu banyak tahun, cerita, tawa, air mata, pelajaran, dan kehidupan yang sudah kami bangun bersama. Semua itu tidak akan hilang hanya karena hubungan kami berubah bentuk,” ungkap Sara dalam pernyataan tersebut.
Ia menambahkan bahwa dirinya dan Demian tetap saling menyayangi, menghormati, serta mendoakan satu sama lain meskipun kini harus menjalani kehidupan masing-masing.
Bantah Isu KDRT dan Orang Ketiga
Salah satu hal yang menjadi sorotan setelah kabar perceraian mereka adalah munculnya berbagai dugaan mengenai penyebab berakhirnya rumah tangga tersebut.
Sebelumnya, isu dugaan perselingkuhan sempat beredar di media sosial. Namun, Sara dan Demian telah memberikan bantahan terhadap rumor tersebut.
Dalam pernyataan terbaru mereka, keduanya kembali menegaskan bahwa keputusan berpisah tidak berkaitan dengan KDRT maupun orang ketiga. Penjelasan ini sekaligus menjadi upaya untuk memberikan kejelasan kepada publik agar tidak berspekulasi lebih jauh mengenai persoalan pribadi mereka.
Meski demikian, keduanya tidak mengungkapkan secara terperinci seluruh persoalan internal yang melatarbelakangi keputusan untuk berpisah. Mereka lebih menekankan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui proses panjang dan pertimbangan bersama.
Gugatan Cerai Dikabulkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan
Sebelum memberikan pernyataan terbuka mengenai perpisahan mereka, Sara Wijayanto diketahui telah mengajukan gugatan cerai terhadap Demian Aditya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 8 September 2026.
Majelis hakim kemudian mengabulkan gugatan tersebut melalui putusan verstek pada Kamis, 8 Oktober 2026. Putusan verstek dijatuhkan karena Demian selaku tergugat tidak hadir dalam persidangan meskipun telah dipanggil oleh pengadilan sebanyak dua kali.
Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid MH, menjelaskan bahwa perkara tersebut diputus setelah tahapan persidangan dan pembuktian dilakukan.
Namun, putusan verstek tidak serta-merta berarti perceraian langsung berkekuatan hukum tetap pada hari yang sama. Berdasarkan penjelasan pengadilan yang dikutip detikHot, terdapat masa tenggang selama 14 hari untuk mengajukan upaya hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, status hukum akhir perceraian tersebut bergantung pada proses dan ketentuan upaya hukum yang berlaku setelah putusan dibacakan.
Menikah pada 2014, Kini Memilih Jalan Masing-Masing
Sara Wijayanto dan Demian Aditya menikah pada 22 Mei 2014 dalam sebuah prosesi pernikahan di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan.
Selama membina rumah tangga, keduanya dikenal sebagai pasangan selebritas yang menjalani kehidupan bersama di tengah kesibukan masing-masing. Sara dikenal melalui kiprahnya sebagai aktris dan kreator konten, sedangkan Demian dikenal luas sebagai pesulap dan entertainer.
Kabar perpisahan mereka pun mengejutkan sebagian penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan karier dan kehidupan keduanya.
Meski hubungan pernikahan mereka kini berada di penghujung perjalanan, Sara dan Demian menyampaikan pesan bahwa rasa hormat terhadap satu sama lain tetap menjadi hal penting.
Keduanya berharap masyarakat dapat menghormati keputusan yang telah diambil dan tidak memperbesar spekulasi mengenai penyebab perpisahan mereka.
Pernyataan Sara dan Demian menjadi penegasan bahwa sebuah hubungan dapat berakhir tanpa harus menjadikan salah satu pihak sebagai pihak yang disalahkan. Setelah melalui perjalanan panjang bersama, keduanya kini memilih melanjutkan kehidupan masing-masing dengan tetap menjaga penghargaan terhadap masa lalu yang pernah mereka bangun bersama.





