Lambeturah.co.id – Warga Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, digegerkan dengan aksi penggerebekan terhadap dua orang pria yang diduga menjalin hubungan sesama jenis (LGBT) pada Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lingkungan setempat, keberadaan dan aktivitas kedua pria tersebut dikabarkan telah lama meresahkan dan menjadi keluhan bagi sebagian warga sekitar. Puncaknya, warga memutuskan untuk mendatangi tempat tinggal mereka guna meminta klarifikasi.

Pasca-penggerebekan, situasi tidak berbuntut pada tindakan main hakim sendiri. Peristiwa tersebut langsung ditangani melalui jalur mediasi yang melibatkan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta sejumlah saksi mata.

Dari hasil mediasi yang berjalan kondusif tersebut, kedua pria yang bersangkutan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Mereka diminta untuk membuat komitmen tertulis agar tidak mengulangi perbuatan yang memicu keresahan warga.

Baca Juga: (Bisa diisi link artikel terkait jika ada)

Membuat Surat dan Video Pernyataan

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kesepakatan bersama, kedua pria tersebut menandatangani surat pernyataan resmi di hadapan para tokoh masyarakat. Tidak hanya surat tertulis, mereka juga membuat pernyataan dalam bentuk rekaman video.

Adapun poin-poin penting dalam surat dan video pernyataan tersebut antara lain:

• Kesediaan kedua belah pihak untuk segera mengakhiri hubungan mereka.

• Berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa yang dipermasalahkan oleh warga.

• Siap menerima konsekuensi hukum atau sanksi sosial tertentu dari masyarakat apabila di kemudian hari terbukti melanggar perjanjian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kelurahan Purwoharjo, Comal, dikabarkan telah kembali kondusif. Kasus ini menjadi sorotan netizen setelah diunggah oleh salah satu akun informasi lokal di media sosial.