Lambeturah.co.id – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi anarkistis seorang pengendara sepeda motor terhadap sebuah mobil pribadi viral di berbagai platform media sosial pada awal September 2026. Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu oleh kesalahpahaman serta emosi sesaat di jalan raya yang berujung pada aksi provokasi massa dan perusakan properti secara sepihak.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, insiden bermula di kawasan Jalan Warung Sila, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis matik mengaku hampir ditabrak atau diserempet oleh mobil korban. Tak terima dengan situasi tersebut, pengendara motor langsung tersulut emosi dan mengejar mobil korban yang terus melaju.

Aksi kejar-kejaran berkecepatan tinggi sempat terjadi dari titik awal di Jagakarsa hingga akhirnya mobil tersebut berhasil terpojok di area jalan belakang kawasan Ragunan.

Guna memancing perhatian dan bantuan dari warga sekitar serta pengguna jalan lainnya, pengendara motor tersebut sengaja berulang kali meneriakkan kata, “Maling mobil, maling mobil!”. Provokasi tersebut sempat membuat situasi di lapangan menjadi tegang lantaran beberapa warga menyangka telah terjadi tindak kriminal pencurian kendaraan.

Setelah mobil korban benar-benar berhenti di tengah jalan karena terkepung, pengendara motor tersebut langsung menghampiri kendaraan korban secara brutal. Pelaku kemudian melakukan perusakan fisik dengan memukul dan memecahkan kaca bagian depan mobil.

Mendapat perlakuan tersebut, pengemudi mobil sempat keluar dari kendaraannya untuk menyelamatkan diri sekaligus meluruskan situasi. Korban berulang kali berteriak di hadapan massa, “Bukan maling, bukan maling!”, guna membantah tuduhan palsu yang dilayangkan pelaku. Setelah situasi agak mereda, pengemudi mobil segera menepikan kendaraannya demi menghindari amukan massa yang lebih luas.

Fakta menarik ditemukan oleh warga setempat setelah keributan mereda. Saat diperiksa secara saksama, bodi sepeda motor milik pelaku yang sebelumnya diklaim hampir ditabrak sama sekali tidak mengalami kerusakan, penyok, ataupun bekas goresan benturan fisik.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan video amatir dari insiden tersebut terus menuai kecaman luas dari warganet dan Mendadak viral. Banyak pihak mendesak aparat kepolisian setempat, khususnya Kepolisian Sektor (Polsek) Jagakarsa, untuk segera mengamankan pelaku provokasi karena dinilai membahayakan keselamatan orang lain di jalan raya serta melakukan tindak pidana perusakan barang milik orang lain secara sengaja.