Lambeturah.co.id — Sebuah unggahan media sosial menyoroti kegiatan promosi Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang disebut tidak dihadiri warga.

Dalam video yang beredar pada Senin (26/10/2026), terlihat sejumlah orang berada di area promosi dengan berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang dipajang di atas meja. Gambar tersebut disertai keterangan, “Promosi Koperasi Desa Merah Putih di Purworejo, warga tak ada yang datang.”

Unggahan itu memunculkan pertanyaan mengenai penyebab minimnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Namun, hingga informasi ini disusun, belum tersedia keterangan terverifikasi mengenai desa tempat kegiatan berlangsung, waktu pelaksanaan, jumlah warga yang diundang, maupun kondisi sebenarnya selama acara berlangsung.

Jika kegiatan promosi tersebut memang mengalami minimnya kehadiran masyarakat, kondisi itu dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak penyelenggara.

Sosialisasi program di tingkat desa membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan, kebiasaan, serta aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.

Selain itu, pemilihan waktu kegiatan, penyebaran undangan, pelibatan tokoh masyarakat, serta komunikasi langsung dengan warga juga dapat menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan serupa.

Meski demikian, rendahnya kehadiran dalam satu kegiatan tidak serta-merta membuktikan bahwa masyarakat menolak program koperasi. Penilaian tersebut perlu didukung informasi yang lebih lengkap, termasuk tanggapan warga dan penjelasan dari penyelenggara.