Lambeturah.co.id – Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi seorang siswa menjatuhkan tutup wadah (ompreng) program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak viral di berbagai platform media sosial, mulai dari TikTok hingga Threads. Aksi yang semula diduga hanya konten seru-seruan tersebut justru memicu gelombang reaksi keras dari publik dan menyeret perhatian akun-akun yang mengatasnamakan admin Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pantauan di media sosial menunjukkan bahwa kolom komentar akun siswa tersebut langsung dibanjiri respons netizen. Pro dan kontra pun tak terhindarkan, membuat pembahasan melebar dari sekadar etika siswa hingga isu sensitif seputar pelaksanaan program MBG secara nasional.

Dalam video yang beredar, tampak seorang siswa sengaja menjatuhkan tutup tempat makan atau ompreng yang menjadi wadah program Makan Bergizi Gratis. Konten tersebut langsung memancing reaksi dari akun yang diduga dikelola oleh admin SPPG setempat.

Teguran digital dari pihak yang mengatasnamakan admin SPPG tersebut langsung menjadi pemantik perdebatan hangat. Sebagian netizen menilai tindakan siswa tersebut kurang menghargai upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas gizi, sementara yang lain menganggap respons admin terlalu berlebihan untuk konten seorang pelajar.

Efek domino dari viralnya video ini memecah opini publik menjadi beberapa kubu di kolom komentar:

1. Kubu Pro Teguran Admin

Kelompok netizen ini mendukung langkah tegas dari akun SPPG. Mereka menilai bahwa program MBG dibiayai oleh uang negara dan bertujuan baik, sehingga fasilitas pendukungnya seperti ompreng harus dijaga dengan baik oleh para siswa.

2. Kubu Kontra dan Pengkritik Program

Di sisi lain, banyak netizen yang justru membela sang siswa dan mengalihkan fokus pembicaraan pada masalah yang lebih besar. Netizen mulai mengaitkan kasus ini dengan berbagai polemik yang sempat menerpa program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah, seperti:

• Kasus Keracunan Masal: Beberapa komentar mengingatkan publik pada insiden kualitas makanan yang buruk hingga menyebabkan siswa keracunan di beberapa wilayah.

• Isu Korupsi MBG: Tidak sedikit netizen yang blak-blakan menyentil dugaan kasus korupsi dan penyelewengan dana MBG yang sempat menyeret beberapa nama oknum sebagai tersangka.

"Urusan tutup ompreng dijatuhkan langsung ditegur cepat, tapi urusan makanan basi, keracunan, sampai anggaran yang dikorupsi oknum kok penanganannya lambat?" tulis salah satu netizen di platform Threads yang mendapat banyak dukungan.

Sentimen negatif yang muncul di kolom komentar video viral ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pengawasan program MBG masih menjadi PR besar bagi pemerintah. Munculnya nama-nama tersangka dalam kasus korupsi MBG sebelumnya membuat masyarakat menjadi lebih sensitif terhadap segala hal yang berkaitan dengan program ini.

Hingga saat ini, pihak berwenang maupun pihak sekolah terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai status akun admin SPPG yang menegur siswa tersebut, apakah merupakan akun resmi atau sekadar akun alternatif milik oknum tertentu.