Lambeturah.co.id - Keluhan soal dugaan oknum pedagang di kawasan JT Mojokerto tengah ramai diperbincangkan.
Bermula dari unggahan seorang warga di grup Facebook Mojokerto yang mengaku diusir saat duduk di kursi fasilitas umum karena tidak membeli atau memesan sesuatu dari pedagang di sekitar lokasi.
Unggahan tersebut langsung viral dan memicu banyak komentar. Sejumlah warganet bahkan mengaku pernah mengalami kejadian serupa, di mana pengunjung yang tidak berbelanja diminta pindah dari kursi yang dianggap sebagai fasilitas umum.
Hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan kebenaran informasi tersebut maupun klarifikasi dari pihak terkait. Namun perdebatan di media sosial masih terus berlangsung.
Jika kursi itu merupakan fasilitas umum, apakah semua warga berhak menggunakannya tanpa harus membeli sesuatu?





