Lambeturah.co.id - Aksi nekat dan membahayakan ditunjukkan oleh dua orang pemuda yang berboncengan sepeda motor di kawasan Ringroad Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (7/11/2026) pagi. Aksi berkendara secara ugal-ugalan hingga melawan arus di jalur cepat tersebut berakhir tragis setelah kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu sempat terekam kamera dan mendadak viral di media sosial setelah diunggah oleh akun @rizki_kiki1006. Dalam rekaman video yang beredar, tampak sepeda motor Yamaha N-Max yang ditumpangi kedua pemuda melaju kencang, menari-nari zig-zag, dan melaju melawan arah di jalur cepat.

Keduanya bahkan sempat nyaris bertabrakan adu banteng dengan sebuah mobil dari arah berlawanan. Meski berhasil menghindari benturan dengan mobil, pengendara tak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga oleng ke kiri dan menghantam keras pembatas jalan (divider).

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan insiden kecelakaan tunggal yang terjadi tepat di depan BRI Unit Maguwo, Maguwoharjo tersebut.

"Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max yang dikendarai EL (18), laki-laki, warga Berbah, Sleman, dan seorang pembonceng berinisial NA (17), laki-laki, warga Berbah, Sleman," terang Argo saat dikonfirmasi, Sabtu (7/11/2026).

Argo menjelaskan, berdasarkan penanganan awal di lokasi, sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan melalui jalur cepat dengan posisi melawan arus lalu lintas.

"Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan atau divider," lanjutnya.

Akibat benturan keras tersebut, pengendara EL mengalami luka lecet dan lebam. Sementara itu, pemboncengnya, NA, mengalami luka cukup parah di bagian wajah serta patah tulang kering pada kaki kiri. Kedua korban langsung dilarikan ke RS Hermina untuk mendapatkan penanganan medis dan observasi.

Kerusakan pada sepeda motor Yamaha N-Max tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp2 juta.

"Petugas Satlantas Polresta Sleman telah mendatangi lokasi, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pengecekan kondisi korban," pungkas Argo.