Lambeturah.co.id - Pagelaran Wayang dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional di Balai Kota Bogor, Jumat (6/11/2026) malam, mendadak diwarnai insiden keributan. Seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk diamankan setelah membuat heboh di tengah kerumunan penonton.

Pria berambut pendek tersebut awalnya terlihat berada di antara warga yang menyaksikan pagelaran wayang. Ia datang bersama istri dan seorang anaknya.

Namun, situasi kemudian berubah ketika sejumlah warga menarik pria tersebut dan membawanya ke Kantor Satpol PP Kota Bogor.

Setibanya di ruangan Satpol PP, pria itu hanya bisa meminta maaf berulang kali. Ia terdengar memohon agar dirinya diampuni.

"Maaf, maaf Pak, ampun Pak," ucap pria tersebut.

Sementara itu, istri dan anaknya dipisahkan di ruangan berbeda. Sang istri terlihat tak kuasa menahan tangis saat berada di kantor Satpol PP.

Tak berselang lama setelah diamankan, pria tersebut langsung digiring keluar dari kawasan Balai Kota Bogor.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar pagelaran wayang untuk memperingati Hari Wayang Nasional. Kegiatan tersebut juga dipelopori oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 21.30 WIB, pagelaran masih berlangsung dan dipadati ratusan warga.

Dalang dari Dinasti Sunandar Sunarya tampil membawakan lakon wayang. Sebelum pertunjukan utama dimulai, sejumlah hiburan turut disuguhkan untuk menghibur masyarakat.

Komedian Sule dan Nunung juga hadir memeriahkan acara tersebut.

Suasana semakin meriah ketika Wakil Wali Kota Bogor dan Camat Bogor Barat ikut menjadi pusat perhatian. Keduanya bahkan ditarik untuk bernyanyi bersama dan memberikan saweran uang kepada penyanyi.

Namun, kemeriahan acara tersebut sempat diwarnai insiden seorang pria yang diduga mabuk hingga akhirnya diamankan petugas.