Lambeturah.co.id — Seekor anak kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) ditemukan warga di sekitar kawasan lahan yang baru terbakar di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Satwa liar tersebut ditemukan seorang diri tanpa induknya.

Anak kucing kuwuk yang diperkirakan berusia sekitar dua bulan itu ditemukan warga pada Sabtu (26/9/2026). Setelah ditemukan, satwa tersebut sempat dipelihara warga selama dua hari sebelum keberadaannya dilaporkan kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan.

Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto mengatakan laporan awal diterima melalui layanan pengaduan BKSDA. Petugas Wildlife Rescue Unit (WRU) kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Menurut Daniwari, penanganan segera dilakukan karena anak kucing kuwuk tersebut masih sangat muda dan ditemukan tanpa induk. Kondisi itu membuat satwa rentan mengalami gangguan kesehatan, terlebih setelah berada di sekitar kawasan yang terdampak kebakaran.

Selain itu, kucing kuwuk merupakan satwa liar yang mendapat perlindungan sehingga penanganannya harus mengikuti prosedur konservasi.

BKSDA Sumsel juga mengapresiasi warga yang memilih melaporkan dan menyerahkan satwa tersebut kepada petugas, sehingga dapat memperoleh penanganan yang sesuai.

Saat ini, anak kucing kuwuk tersebut telah dibawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu. Tim bersama dokter hewan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menentukan langkah penanganan dan konservasi berikutnya.

Penemuan satwa tersebut menjadi salah satu gambaran dampak kebakaran lahan terhadap satwa liar. Ketika habitatnya terganggu, satwa dapat keluar dari kawasan tempat hidupnya dan berada dalam kondisi rentan.

Masyarakat yang menemukan satwa liar di sekitar kawasan terdampak kebakaran diimbau tidak menangkap atau memeliharanya sendiri. Pelaporan kepada petugas konservasi dapat membantu memastikan satwa mendapatkan penanganan yang tepat.