Lambeturah.co.id - Komika sekaligus aktor Oki Rengga mendadak menjadi sorotan tajam publik di media sosial setelah videonya mengamuk di tribun stadion viral beredar. Dalam video tersebut, Oki tampak terlibat perdebatan sengit bahkan melakukan kontak fisik dengan salah satu suporter.
Insiden panas itu terjadi di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, saat laga antara PSMS Medan melawan Persija Jakarta pada Selasa, 3 November 2026.
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, keributan bermula ketika Oki Rengga diduga keberatan dengan aksi suporter yang membentangkan spanduk protes mengenai isu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di dalam stadion.
Dalam potongan video yang diunggah akun X (Twitter) @VIVAcoid, Oki terlihat mendatangi tribun dan menegur keras suporter tersebut.
"After match (setelah pertandingan) mau kita bentang di mana saja, silakan," hardik Oki Rengga kepada suporter yang bersangkutan.
"Dengar ya, dengar ini. Kita semua benci, tapi tugas kita cuma dukung PSMS Medan sekarang," tambahnya dengan nada tinggi.
Suasana semakin memanas ketika Oki melontarkan pernyataan mengejutkan. Sambil memegang bagian muka sang suporter, mantan pemain sepak bola itu mengaku bahwa dirinya hampir dibunuh oleh pemerintah akibat persoalan serupa.
"Aku hampir dibunuh pemerintah biar kau tahu gara-gara ini. Biar kau tahu, aku hampir dibunuh pemerintah bukan cuma kau," jelas Oki di hadapan penonton.
Panen Kritik Warganet
Aksi emosional Oki Rengga ini sontak mengundang beragam reaksi negatif dari warganet. Banyak yang menyayangkan sikap sang komika yang dinilai arogan dan mencoba membungkam ruang aspirasi publik di ruang sepak bola.
"Se-stadion dia yang sibuk sendiri kayak orang mabuk, dia perlu belajar bahwasanya sepak bola adalah alat perjuangan!" sindir salah satu warganet di kolom komentar.
"Sanksi mah biasa, yang parah adalah dibungkam," timpal netizen lainnya.
Sampaikan Permintaan Maaf
Menyadari kegaduhan yang kadung meluas di dunia maya, Oki Rengga akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram pribadinya, komika berusia matang itu secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik jika tindakannya saat berada di lapangan dinilai terlalu berlebihan.
Oki berdalih bahwa dirinya terbawa suasana karena merasa sangat senang bisa kembali bernyanyi dan merasakan atmosfer langsung di lapangan bersama para pendukung setia PSMS Medan.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Oki tetap menyampaikan harapannya agar klub berjuluk *Ayam Kinantan* itu prestasi terus menanjak dan bisa segera kembali promosi ke Liga 1.





