Lambeturah.co.id - Seorang sopir truk berinisial GS (21) asal Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, mengalami luka bakar serius setelah diduga dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban pada Jumat (18/9/2026) siang. Dugaan pembakaran itu disebut bermula dari persoalan uang setoran truk yang belum diserahkan korban selama beberapa hari.
Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan GS telah dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Benar, korbannya sudah dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah dengan kondisi luka bakar serius," ujar Santika, Jumat (18/9/2026).
Santika juga memastikan terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian. Pelaku diketahui merupakan bos dari korban.
"Pelaku juga sudah diamankan, pelaku merupakan bos korban," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika terduga pelaku mendatangi rumah GS untuk menanyakan uang setoran truk yang belum diserahkan selama beberapa hari.
Saat itu, pelaku masuk ke kamar dan mendapati korban sedang beristirahat. GS diketahui sedang sakit selama dua hari sehingga tidak dapat bekerja.
Keduanya kemudian terlibat cekcok terkait persoalan setoran. Korban disebut hanya mampu memberikan sebagian uang dari jumlah setoran yang seharusnya diserahkan.
Diduga tidak terima dengan jumlah uang yang diberikan, pelaku kemudian emosi dan melempar uang tersebut ke lantai.
Tak lama kemudian, pelaku diduga menyiramkan Pertalite yang sebelumnya telah dibawa ke lokasi. GS selanjutnya diduga dibakar.
Api tidak hanya mengenai tubuh korban, tetapi juga membakar bagian kamar berukuran sekitar 3x4 meter yang ditempati GS.
Dalam kondisi tubuh terbakar, GS kemudian berlari keluar kamar untuk meminta pertolongan. Seorang warga yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta bantuan.
Warga kemudian berupaya memadamkan api yang membakar tubuh korban. GS selanjutnya dibawa ke Puskesmas Selat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Karena mengalami luka bakar serius, korban kemudian dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar.
Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan polisi. Kasus dugaan pembakaran tersebut kini dalam penanganan Polres Karangasem.





