Lambeturah.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7571 UP dan sebuah truk Fuso bernopol S 9687 UR terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (4/7/2026) siang. Bus antarkota tersebut dilaporkan terbalik dan terjatuh ke dalam sungai di kawasan Dusun Kandangrejo, Desa Paron, Kecamatan Baron.

Kronologi sementara menyebutkan bahwa insiden ini dipicu oleh bus yang gagal mendahului truk Fuso di depannya, hingga akhirnya kehilangan kendali dan terperosok ke sungai sekitar pukul 12.30 WIB.

Belasan Penumpang Dievakuasi, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Menurut keterangan warga setempat bernama Dito, bus tersebut tengah membawa belasan penumpang saat kecelakaan terjadi. Beruntung, meski kondisi bus mengalami kerusakan cukup parah (ringsek), dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

"Ada penumpangnya tadi. Mungkin belasan. Tapi informasinya tidak ada yang meninggal," ujar Dito kepada awak media di lokasi kejadian.

Seluruh korban luka langsung dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar ke Rumah Sakit Bhayangkara serta RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif.

Arus Lalu Lintas Macet Total Akibat Proses Evakuasi

Kecelakaan ini sempat menjadi tontonan warga sekitar yang memadati lokasi kejadian untuk mengabadikan momen lewat ponsel mereka. Hingga pukul 13.52 WIB, petugas gabungan dari TNI dan Polri masih bersiaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan situasi dan mengatur jalan.

Proses pengangkatan bodi bus dan truk dari lokasi kejadian berdampak signifikan pada arus lalu lintas. Jalur utama dari dan menuju Kabupaten Nganjuk sempat mengalami macet total di kedua arah selama proses evakuasi kendaraan berlangsung.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, mengonfirmasi bahwa personelnya sudah diterjunkan ke lapangan untuk mengumpulkan data dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih penanganan. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Sekarang fokus proses evakuasi kendaraan," kata Ipda Wahby.