Lambeturah.co.id — Perselisihan antarpegawai sebuah rumah makan pecel lele di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berujung tragis. Seorang karyawan bernama Tegar Ilham Ramadhan (24) meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan rekan kerjanya di area dapur rumah makan.
Peristiwa tersebut terjadi di Rumah Makan Pecel Lele H Syam, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa itu disebut terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.
Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Tanggamus, Lampung. Sementara rekan kerjanya yang diamankan polisi bernama Malfino Marcel, warga Lampung Tengah.
Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika Malfino mendatangi Tegar yang sedang berada di area dapur. Keduanya sebelumnya disebut memiliki persoalan terkait pekerjaan.
Malfino disebut sempat datang untuk meminta maaf kepada korban. Namun, situasi justru memanas hingga terjadi cekcok dan berlanjut menjadi perkelahian fisik. Dalam perkelahian tersebut, Tegar disebut sempat memukul Malfino sebelum keduanya dipisahkan oleh rekan-rekan kerja.
Setelah itu, Malfino diduga kembali melakukan pemukulan terhadap Tegar. Sejumlah laporan menyebut pukulan mengenai bagian belakang kepala korban. Tegar kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Melihat kondisi korban yang tidak sadarkan diri, rekan-rekan kerja berupaya membawa Tegar ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Tegar dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Polisi kemudian melakukan penanganan terhadap kasus tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi.
Kapolsek Seberang Ulu II Palembang, Kompol Dedy Rahmad Hidayat, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan mengenai kejadian tersebut dan langsung mendatangi lokasi. Malfino kemudian diamankan di tempat kejadian perkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Perkelahian tersebut diketahui terekam kamera CCTV rumah makan. Rekaman memperlihatkan aktivitas sejumlah karyawan di area dapur sebelum terjadi perselisihan antara korban dan terduga pelaku.
Rekaman CCTV tersebut menjadi salah satu bagian dari penanganan perkara oleh kepolisian untuk mengungkap secara lebih jelas rangkaian kejadian yang menyebabkan Tegar kehilangan nyawa.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi serta motif peristiwa tersebut. Proses hukum selanjutnya akan menentukan pertanggungjawaban pidana atas kejadian yang menewaskan korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perselisihan di tempat kerja dapat berujung fatal apabila tidak diselesaikan dengan kepala dingin. Konflik pekerjaan yang awalnya berupa cekcok akhirnya berubah menjadi kekerasan dan merenggut nyawa seorang karyawan





