Lambeturah.co.id - Musk kini menjadi orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS atau setara 18 kuadriliun rupiah usai SpaceX resmi melantai di pasar saham.

Pendiri sekaligus CEO SpaceX itu pegang saham perusahaan roket itu senilai sekitar 860 miliar dolar AS usai harga saham ditetapkan sebesar 135 dolar AS per lembar menjelang penawaran umum perdana (IPO).

Jika digabungkan dengan kepemilikannya di Tesla serta lonjakan harga saham SpaceX setelah mulai diperdagangkan pada hari pertama, nilai kekayaan Musk di atas kertas kini melampaui 1 triliun dolar AS.

Pencapaian Musk sebagai triliuner pertama di dunia terjadi pada saat dirinya dinilai memiliki pengaruh yang semakin besar, namun juga menghadapi tingkat ketidaksukaan publik yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Musk menghabiskan sebagian besar tahun 2024 untuk mendanai kampanye presiden Donald Trump dengan total dana sekitar 300 juta dolar AS.

Setelah itu, ia terlibat dalam pemerintahan Trump dengan memimpin apa yang disebut sebagai “Department of Government Efficiency” (Departemen Efisiensi Pemerintahan), yang menurut berbagai penilaian tidak berhasil memangkas pengeluaran pemerintah secara keseluruhan dan sebagian besar hanya membatalkan sejumlah kontrak tanpa peninjauan yang memadai terhadap isi maupun dampaknya.