Lambeturah.co.id - Media sosial mendadak dihebohkan oleh beredarnya kabar mengenai dugaan aksi percobaan bom bunuh diri di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Narasi yang beredar menyebutkan seorang pria mengenakan rompi peledak dan berusaha meledakkan diri di dekat Ka'bah, namun perangkat peledaknya gagal berfungsi.

Isu sensitif ini langsung memicu kepanikan netizen, terlebih dikaitkan dengan rentetan ketegangan regional dan insiden penerbangan darurat pendaratan pesawat flydubai di Tabuk baru-baru ini.

Namun, otoritas keamanan Arab Saudi bergerak cepat memberikan klarifikasi tegas terkait kabar yang simpang siur tersebut. Pihak berwenang memastikan bahwa narasi mengenai percobaan bom bunuh diri di Ka'bah adalah hoaks.

Berdasarkan laporan Anadolu Agency dan Roya News, aparat keamanan Kota Suci Makkah memang benar mengamankan seorang pria di area Masjidil Haram. Kendati demikian, penangkapan tersebut dilakukan bukan karena aktivitas terorisme atau bom bunuh diri, melainkan karena pelaku mengganggu para jamaah dan pengguna jalan hingga memicu ketakutan.

"Aparat keamanan di kota suci menangkap seseorang karena mengganggu orang-orang yang melintas serta menyebarkan ketakutan dan kepanikan di antara mereka; tindakan tegas pun segera diambil terhadapnya," tulis pernyataan resmi otoritas keamanan Arab Saudi melalui akun X @security_gov.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi juga menegaskan kembali bahwa penanganan terhadap individu tersebut dilakukan secara langsung di lokasi kejadian guna memastikan situasi di Masjidil Haram tetap kondusif, aman, dan terkendali.

Masyarakat dan pengguna media sosial pun diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh laporan yang belum terverifikasi dan selalu menyaring informasi dari sumber resmi pemerintah Arab Saudi.